Showing posts with label bussiness and financial. Show all posts
Showing posts with label bussiness and financial. Show all posts

20 October 2011

Jasa Konsultasi Akuntansi dan Perpajakan

Salah satu ciri perusahaan yang baik dan profesional adalah memiliki laporan keuangan yang baik dan sesuai standar akuntansi publik, sebab dengan melihat laporan keuangan suatu perusahaan, maka akan terlihat pula kinerja dan kemampuan keuangan suatu perusahaan dalam mengembangkan usahanya. Bagi pihak internal (pemilik perusahaan) laporan keuangan berguna untuk melihat seberapa jauh perkembangan perusahaannya sehingga sang pemilik dapat mengambil keputusan atau kebijakan mengenai langkah apa yang akan dilakukan untuk perusahaan.

Selain berguna untuk menyusun kebijakan perusahaan, laporan keuangan yang baik juga sangat berguna untuk mengembangkan atau menambah modal usaha, karena perusahaan yang laporan keuangan tersaji baik, dan memperlihatkan perkembangan yang menguntungan akan menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di perusahaan dan jika perusahaan ingin mengajukan pinjaman untuk menambah modal, tentu saja pihak bank akan mempermudah.

Untuk menyusun laporan keuangan yang baik dan sesuai standar akuntansi publik yang berlaku tentu saja tidak mudah dan memerlukan tenaga yang ahli dibidang akuntansi serta sistem akuntansi yang memadai. Demi menyajikan laporan keuangan yang baik ,perusahaan-perusahaan besar mengeluarkan modal yang besar untuk mendapatkan tenaga ahli di bidang akuntansi dan mengembangkan sistem akuntansi perusahaan, karena mereka tahu akan arti penting laporan keuangan bagi kemajuan perusahaan. Lalu bagaimanakah bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang menginginkan laporan keuangannya tersaji baik dan benar yang dapat digunakan untuk mengembangkan perusahaan, apakah harus mengeluarkan modal yang besar...? Bagi perusahaan kecil dan menengah yang menginginkan laporan keuangannya tersaji secara baik dan benar ada baiknya menggunakan jasa konsultasi akuntansi. Yaitu perusahaan yang menyediakan layanan konsultasi untuk memudahkan klien-nya menyusun laporan keuangan.

Salah satu perusahaan penyedia jasa konsultasi akuntansi adalah Sanjaya Consulting perusahaan yang berlokasi di Jalan Ciherang Timur 8 Blok EE No. 3, Graha Asri, Bekasi ini memberikan layanan jasa konsultasi akuntansi yang berupa:
1. Jasa Akuntansi dan Pembukuan
2. Jasa Design Sistem Akuntansi
3. Jasa Akuntansi Plus Pajak

Layanan yang diberikan Sanjaya Consulting memang didekasikan untuk membantu perusahaan kecil dan menengah khususnya dibidang penyusunan laporan keuangan agar perusahaan kecil dan menengah bisa menyajikan laporan keuangan secara baik dan profesional dan memenuhi standar akuntansi publik sehingga bisa dapat lebih maju dan berkembang. Bagi anda pemilik perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan jasa tersebut di atas silahkan menghubungi telepon 021-29086142 atau via email sanjayaconsulting@yahoo.co.id.

26 September 2011

Analisa Fundamental Keuangan Dunia (Part 2)

Sistem pertarungan ekonomi tahun 2011-2015

Nah, Ben Bernanke sudah mulai kehilangan daya upaya rupanya, dia mulai dah sengaja setiap bulan brbicara kalau ekonomi AS masih jauh dari sempurna. Membuat kecemasan, ketakutan, dan kepanikan. Dan rupanya Ben Bernanke sudah tahu jika sistem ekonomi yang ia terapkan tidak berhasil. Dia membuat rencana B jika rencana A tidak berhasil. Dia juga sepertinya tau bahwa antara tahun 2008-2010 akan terjadi krisis ekonomi, tapi dia tidak memperkirakan bahwa krisis akan terjadi di tahun 2008 sebegitu dashyat. Dia mulai dah memborong emas secara perlahan-lahan. Analis ane juga tidak tahu mulai dari kapan Bank sentral AS terus memborong emas, tapi kemungkinan mulai tahun 2007.. Ben Bernanke sebetulnya mau memperbaiki sektor industri yang lumpuh akibat terjangan krisis global. Tetapi apa daya, perilaku konsumtif warga AS dan lebih parahnya lagi China mempermainkan mata uang dan membuat biaya produksi ditekan serendah mungkin. Alhasil produk China laris manis bak kacang goreng di negeri Paman Sam. Sebetulnya jika produk China tidak masuk ke AS, industri AS akan pulih dengan cepat karena perilaku konsumtif tersebut. Jurus QE 1 dan 2 yang dilancarkan tidak berhasil, malah uang hasil QE 1 dan 2 bukan “ditaruh” di China dengan selisih suku bunga tinggi, tetapi malah dipakai untuk memuaskan nafsu konsumtif dengan membeli produk China yang murah meriah. Malah juga ditaruh untuk melakukan aksi spekulasi di bursa saham seluruh dunia dan komoditas. Ben Bernanke terpaksa deh melemahkan terus mata uangnya dengan ucapan-ucapannya, agar dollar AS melemah, ekspor meningkat, dan yang pasti barang China menjadi lebih mahal. Ben Bernanke juga membuat suatu pernyataan bahwa Ekonomi As ke depan bakal suram lah, belum pulih lah, dll.


Maka Pemerintah AS mempergunakan jurus lain. Mungkin, mungkin lho ya gan, Pemerintah AS mempergunakan media cetak dan elektronik yang menyatakan bahwa ekonomi China itu kuat sekali, OKB bertambah banyak, bla...bla...bla. Gunanya apa sih gan....?? ya supaya China dan negara BRIC lainnya, serta negara berkembang lain yang masih bertahan diserbu dana panas dari seluruh penjuru dunia. Coba agan pikir, media cetak dan elektronik asal AS mengangung-angungkan keberhasilan ekonomi bangsa lain , sedangkan AS sendiri masih merupakan super power ekonomi, aneh sekali bukan...??, sama seperti seorang karyawan mengaung-angungkan perusahaan lawan dihadap boss-nya sendiri. Mungkin saja media AS dibayar oleh Pemerintah AS untuk berbicara menegnai hal itu.

Jerman juga sebetulnya mulai emosi dengan AS yang secara agresif menurunkan mata uangnya. Ini tidak bisa dibiarkan saja. Maka Jerman memutuskan untuk menjadikan Yunani sebagai pion dalam catur. Sebetulnya ini merupakan akal-akalam politik saja kalau boleh ane berpendapat. Yunani itu sebetulnya harus sudah keluar dari mata uang Euro sejak dahulu. Ya hampir sama nasibnya seperti Irlandia yang didepak. Tapi Jerman tidak mau menyia-nyiakan hal ini. Kasihan dong kalau dibuang begitu saja tanpa ‘dimanfaatkan dahulu”. Dan mengapa Yunani terus yang menjadi sorotan, padahal kan ada Italy dan Spanyol yang hampir sama parahnya. Ingat gan, kan Yunani negara kecil, jadi Yunani kalau keluar dari Uni Eropa kan pengaruhnya kecil. Bandingkan dengan Spayol dan Italy. Dan pada waktu Ben Bernake berbicara waktu Kamis pagi, sebetulnya dia mau buat kebijakan atau pernyataan yang membuat dollar AS melemah, tapi kok malah mengeluarkan jurus baru, yang ane sendiri sampa tertawa, dan ternyata menurut pendapat analis ane Ben Bernanke takut setengah mati bila Jerman mengeluarkan sebuah pernyataan yang membuat panik pasar tentang kondisi Yunani yang sudah berada di tangan Jerman tersebut. Lha, kan Jerman pemegang surat utang Yunani terbesar. Dalam kata lain, Jerman meng-gertak AS jika Ben Bernanke mau turunkan dollar lagi. Apalagi pertumbuhan ekonomi Jerman dan Perancis merosot tajam, gara-gara permainan mata uang yang menyebabkan nilai ekspor mereka turun, dan terjadi gonjang-ganjing inflasi. Ane jamin kalau Jerman melakukan hal itu maka harga emas akan turun sangat tajam bahkan bisa langsung terjun ke $1.400 dan Euro ke level 1,1xx. Orang-orang Eropa akan memborong dollar yang sangat banyak, dan pada akhirnya defiit perdangan semakin tinggi. Ben Bernanke sebetulnya mau menghancurkan China tetapi malah Uni Eropa kena getahnya. Ceritanya akan berbeda lagi jika AS dan Uni Eropa memakai mata uang bersama.

Nah, China pintar juga memanfaatkan keadaan rusuh AS-Eropa, dengan membeli surat utang Italy. Kan jadinya Uni Eropa sungkan tuh kalau mau menghancurkan ekonomi China. China bak makaikat penolong di tengah krisis “adu tak-tik perang ekonomi”. Nah Ben Bernanke telat 1 langkah, lalu Ben Bernanke cari muka juga untuk menawarkan bantuan ekonomi agar ekonomi Eropa tidak bangkrut. Agan tahu kan ada 5 bank sentral yang menawarkan bantuan ekonomi, yaitu Bank Sentral AS, Jepang Swiss, Inggris, dan Uni Eropa, sama juga tujuan mereka yaitu mencari muka. Dan selain mencari muka juga, sebetulnya ke-5 bank sentral tersebut (selain Uni Eropa) takut jika ekonomi Eropa dilanda kepanikan luar biasa, karena investor Eropa tidak segan-segan untuk langsung membeli seluruh mata uang dari ke-5 negara tersebut sebagai “tempat pelarian sementara”. Nah, Euro bisa langsung terjungkal ke 1.0xx terhadap dollar.

Negara China juga rupanya ada masalah yang sangat serius di bidang ekonomi-nya. Agan tahu kan jaman Soeharto dulu, apa-apa murah, dan banyak sekali proyek-proyek prestisius yang ane anggap kurang perlu, sedangkan di bidang pendidikan dan pengembangan teknologi kurang diperhatikan. Tapi bedanya di China teknologi merupakan teknologi tiruan, pesawat ditiru, apa-apa ditiru. Pemerintah China membuat proyek-proyek fasilitas umum dan tempat tinggal berupa rumah dan apartemen yang sangat banyak jumlahnya.

Tapi yang membedakan Pemerintah China dengan Soeharto adalah mereka itu komunis sejati. Segala sesuatu yang merusak, atau mencemarkan nama baik negara dan pemerintahan harus segera “disingkirkan”, biarpun itu merupakan sebuah fakta yang mengandung kebenaran. Salahnya Pemerintah China itu, dan yang paling fatal dan beresiko tinggi terkena krisis ekonomi adalah dengan memberikan pinjaman dana ke daerah-daerah untuk didirikan segala fasilitas publik, seperti stadion, tetapi mereka buat stadion yang sangat megah. Ya, sangat megah tetapi didirikan di tempat yang menurut ane kurang pantas didirikan stadion di situ. Proyek-proyek perumahan dan apartemen yang terus menerus dibangun dengan sangat anat banyak, sehingga ekonom AS (maaf ane lupa namanya gan) pernah berkata tentang bahaya akan terjadi. Dia berkata (ane terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia),”Pasar property China itu 1.500 kali lebih parah dari Dubai. Mereka terus membangun apartemen dan rumah, tetapi mereka tidak menghitung seberapa yang akan laku dari apa yang telah mereka bangun”. Selain itu, antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Pdaerah seperti “utang dalam saudara kandung”. Jadi jika Pemerintah Daerah gagal mengembalikan pinjaman dari Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Pusat akan mengampuninya. Atau dengan kata lain, kasih dah.... . Wah, itu sangat berbahaya, dan nanti ada kecenderungan daerah untuk membangun suatu proyek yang tidak perlu, dan biaya pembangunan-nya di mark up, kemudian masuk kantong deh..., lalu bilang saja kalau proyek yang dilalankan gagal, selesai masalah kan...??, padahal itu uang pinjam dari Pemerinah Pusat.
Selain itu, tanda-tanda kehancuran ekonomi China ditambah dengan dana asing yang berasal dari investor AS yang mulai percaya dengan ketangguhan ekonomi China. Yah, jadinya rencana AS sukses besar. Lihat saja cadangan devisa China itu sebesar $3,2 triliun. Nilai itu sangat besar jika dibandingkan nilai neraca perdangangan yang hanya berkisar $200 milyar di tahun 2010.
Para ekonom-ekonom AS juga membuat pernyataan bahwa ekonomi China akan mengalahkan AS di tahun 2025, ada yang bilang di tahun 2030,...bla....bla....bla. Untuk ke sekian kalinnya ane tertawa gan. Gimana ngak tertawa coba, seorang ekonom yang dia lahir dan memiliki warga negara AS bilang ekonomi China bakal mengalahkan AS. Sama seperti si A adu balap sepeda gunung dengan si B, lalu si A bilang, “nanti kamu bisa mengalahkan aku di tikungan ke-3”. Kecuali kalau si A mau merencanakan sesuatu dengan si B, itu baru masuk akal bukan. Yah, jadinya gelembung hot money China bakal semakin besar dan terus membesar. Seandainya China melepas obligasi AS maka tentu akan merugikan China karena buat apa dana cadangan devisa mereka yang segitu banyak mereka diamkan saja, walau bunga obligasi AS sangat kecil, tidak sebanding dengan bunga obligasi China. Lalu yang paling bahaya juga jumlah kredit yang telah disalurkan pada tahun lalu sangat tinggi, mungkin ane bilang terlalu tinggi dengan kondisi ekonomi global yang belum pulih sepenuhnya dari krisis ekonomi. Jumlah kredit yang mereka salurkan mencapai $1 triliun di tahun 2010, dan bank-bank di China gampang saja memberikan kredit kepada nasabah dan perusahaan. Hal itu akan terjadi kredit macet yang sangat besar di kemudian hari jika tingkat ekspor melemah dan inflasi yang sangat tinggi. Analis ane perkirakan akan terjadi kredit macet antara tahun 2013-2015.

Jika China hancur ekonomi-nya, yang pasti Australia juga bakalan hancur karena ekspor batu bara tidak ada yang membeli. Indonesia juga karena eksport batu bara dan minyak sawit bakal berkurang permintannya. Tetapi yang menjadi persoalan terbesar, adalah itu perusahaan-perusahaan besar dari seluruh dunia sudah merencanakan dan bahkan ada yang sudah melaksanakan ekspansi bisnis di China, termasuk perusahaan General Motor, dan City Bank. Jadi, apakah AS melakukan aksi bunuh diri....??, I don’t know.

Analisa Fundamental Keuangan Dunia


Intermezo 2008-2010

Waktu krisis keuangan tahun 2008, segala sendi ekonomi AS hancur lebur tidak tersisa. Para investor membuat spekulasi yang berlebihan tentang harga minyak, sehingga harganya sangat meroket secara tajam. Tahun 2011 juga terjadi hal yang demikian dengan investasi emas. Analis ane berpikir emas tidak akan selamanya menjadi pelindung saat krisis. Buktinya hari Jumat lalu (23/09/2011) emas turun tajam. Analis ane sangat bingung kok harga emas sampai bisa meroket sebegitu tingginya. Sedangkan agan-agan coba berpikir, mana yang lebih utama dan lebih penting :emas atau minyak atau beras, di saat krisis ekonomi nanti sedang mencapai puncaknya, di mana orang membutuhkan uang tunai cukup besar untuk membelanjakan barang-barang yang “lebih penting”, dan harus berkutat dengan inflasi yang naik dan nilai mata uang yang jatuh...??. Sangat tidak masuk akal bukan jika krisis orang-orang membeli emas, padahal harga beras dan bahan makanan lain mulai merangkak naik...??, justru saat krisis “seharusnya” harga pangan jauh lebih tinggi daripada emas bukan...??, tapi kenyataannya...??, agan bisa menangkap pesan ane bukan...??, Ane pernah baca di buku ekonomi anak ane bahwa ada seorang perepuan Brazil yang lolos dari krisis keuangan Brazil tahun 1988 dengan menarik seluruh uangnya di bank, dan melakukan “investasi” dengan membeli sebanyak mungkin bahan pangan karena nilai mata uang Brazil saat itu tiap jam jatuh terus, dan tiap setengah hari harga pangan melonjak terus. Inilah yang paling ditakuti analis ane. Counter attack yang sangat cepat dan brutal. Dan ini bisa sangat mungkin terjadi di di sebuah negara yang menurut kita tidak mungkin terkena krisis ekonomi, yaitu USC (United States of China). Negara di mana sistem ekonomi yang diterapkan persis seperti jaman Soeharto. Kita dulu yang telah hidup di tahun 1990 tentu merasakan kesuksesan ekonomi Soeharto, dan tidak pernah berpikr jika 8 tahun lagi semuanya akan berakhir bukan...??. Ini bukan masalah korupsi Soeharto saja, tapi sebuah pernyataan bahwa yang terpenting dari sebuah negara adalah bagaimana mengetahui serangan politik dari negara lain. Politik...??, yah, hanya politik,politik dan politik saja. Dari politik, menghasilkan anak yang namanya “kepentingan”. Peta ekonomi dunia saat ini terbagi dalam 4 kekuatan utama, bukan lagi kekuatan G20 atau G7, karena banyak sekali kepentingan politik-nya, sehingga sulit sekali untuk mencapai keputusan bersama.
- AS dan Jepang( Jepang sudah memprihatinkan kondisi ekonominya)
- BRICS (dipimpin China)
- Uni Eropa dan Inggris
- Negara timur tengah (negara yang menghasilkan minyak dan gas alam)

Negara lain selain disebutkan di atas, seperti Swiss, Singapore, Australia, Korea Selatan, dan negara-negara lain yang memiliki daya saing tinggi atau memiliki industri yang strategis dan bertaraf global hanya mengkuti arus saja, dan hanya mau mengusai dan pempertanahakan bisnis perusahan mereka saja. Untuk negara berkembang seperti India, analis ane tidak memasukkan karena kurang memiliki daya saing dan pendapatan per kapita India masih rendah sekali. Indonesia juga tidak dimasukkan karena.........(tolong di isi ya gan apa prestasi daya saing ekonomi kita?, perlindungan hukum tidak jelas...??, oh itu bad news, birokrasi ribet...??, oh no..., korupsi..?? ini lagi.....) . Oke yang pasti Indonesia masih banyak yang harus dibenahi.

AMERIKA DAN JEPANG
Ane sebut AS dan Jepang karena kedua negara ini selalu memiliki kaitan bisnis. Hanya industri otomotif, elektronik, dan teknologi saja yang saling besaing. Sisanya, mereka bisa saling mengisi. AS sudah 2 kali membuat QE. Dana $1,2 triliun yang digelontorkan ke pasar, berharap untuk memulihkan kondisi ekonomi. Tapi analis ane menangkap pesan lain. AS mau mengancurkan Chia, seperti kehancuran Indonesia dengan hot money-nya. Tapi yang membuat sial adalah dana tersebut malah ditempatkan di Uni Eropa, bukan di Asia. Mereka masih trauma jika Asia krisis ekonomi karena dana mereka begitu banyak dan resiko investasi yang lebih tinggi dari Uni Eropa. Dan mengapa Ben Bernanke membuat stimulus yang berlebihan dan begitu besar hanya untuk menyelamatkan ekonomi AS jangka pendek...??. secara teori krisis ekonomi AS sebetulnya sedah berakhir tahun 2009 lalu. Tapi Ben Bernanke “lupa” bahwa warga AS punya optimisme yang sangat tinggi terhadap perbakan ekonomi AS. Apalagi awal tahun 2009 Presiden Obama menjabat sebagai presiden dengan janji-janji untuk memperbaiki ekonomi yang suram. Nah, Ben Bernanke kecolongan bahwa rakyat AS yang begitu percaya diri untuk keluar dari krisis. Apa-apa dijamin, kesehatan dijamin oleh negara, bahkan ketika mereka menggangur-pun dijamin negara dengan diberikan uang. Maka terjadilah apa yang disebut konsumerisme berlebihan. Padahal daya beli mereka sebetulnya turun, jadi seharusnya mereka mengurangi apa yang inginkan, dan memebeli yag mereka butuhkan, karena keinginan manusia itu tidak terbatas.
Ane pernah baca majalah ekonnomi yang memperlihatkan tahun lalu, bahwa ada sekeluarga dari AS menghabiskan uang mereka, berlibur ke Hawai, padahal mereka mengganggur dan mereka tidak tahu apa yang terjadi besok. Mereka mempergunakan uang pengganguran dari Pemerintah AS. Ketika wartawan bertanya,”Apa anda seeluarga tidak takut dengan apa yang telah anda lakukan...??”, jawab mereka enteng saja gan, “Kami percaya kepada negara kami, kami percaya krisis akan segera berakhir”. Selain itu banyak yang mengantri membeli iPad 1 di sebuah pusat perbelanjaan dan mereka rela menunggu selama berjam-jam hanya untuk membeli iPad. Yang benar saja, katanya krisis ekonomi, penggaguran di mana-mana tapi gaya hidup masih sama seperti sebelum krisis. Nah, ditambah lagi gaya hidup orang AS mirip sekali dengan orang Indonesia. Mereka membeli sesuatu yang sebetulnya tidak perlu, sebagai ganti-nya mereka hanya membeli barang-barang murahan untuk keperluan sehari-hari untuk mengurangi biaya gaya hidup mereka, seperti membeli pasta gigi, dengan melihat harga yang paling murah, bukan berdasarkan kualitas. Nah, inilah yang dinantikan negara China. Kesejahteraan yang sebetulnya menurun, tapi dipaksakan untuk membeli sesuatu yang wah, tetapi mempertimbangkan biaya untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga murah. China langsung menyerang dengan mengirim barang-barang kebutuhan sehari-hari yang murah meriah. Maka laris-lah barang-barang China, ditambah kurs Yuan dipermainkan Pemerintah China, maka membuat harga jauh lebih murah lagi. AS tahun 2010 mengalami kalah dangang sebear $ -561 miliar, sedangkan China untung $ 272 miiar.

Uni Eropa dan Inggris
Uni Eropa juga menyadari bahwa warganya mengkuti “jejak” AS. Maka tahun 2009 akhir Bank Sentral Uni Eropa mengingatkan bahwa akan terjadi krisis di masa yang akan datang. Bank sentral Eropa sebetulnya memberikan seuatu pesan bahwa,” eh, kamu jangan konsumtif terus dong, investasi, investasi”. Dan lagi-lagi cara pandang investasi orang Eropa sama dengan AS bahwa mereka terlalu takut dan kurang percaya dengan kemampuan ekonomi negara berkembang. Jadi mereka taruhlah dana invest mereka di AS, walau ada juga yang di negara China, tetapi perusahaan-prusahaan besar asal Eropa segera untuk melakukan ekspansi bisnis secepat mungkin ke China, atau bahkan membuat atau memindahkan di China, soalnya biaya produksi jauh lebih murah di China. Maka jangan heran banyak pengangguran di Eropa.

BRICS
China sebetulnya tahu akan sepak terjang Pemerintah AS dan Eropa. Jadi pada tahun 2009 juga meluncurkan stimulus ekonomi yang jumlah ane lupa, kira-kira $700 miliar kalau dijadikan dollar AS. Orang Tiongkok yang ada di negara Tiongkok sana memiliki sidat jarang memhambur-hamburkan uangnya. Perintah Tiongkok berharap dana stimulus itu “parkir” di AS atau Eropa. Tapi yang terjadi malah uang stimulus justru malah “parkir” di negara-nya sendiri. Loh kok bisa...?? ya bisa kan suku bunga China jauh lebih tinggi dari AS dan Eropa, dan China juga tahan terhadap krisis ekonomi beserta dengan India dan Indonesia. Prospek ekonomi China jauh lebih baik, jadi buat apa investasi di negara lain....??. Jadinya ekonomi China sempat meloncat ke angka 11,9% tapi inflasi juga meloncat tinggi. Pada akhirnya Pemerintah China memberlakukan pengetatan ekonomi untuk sementara waktu untuk menurunkan inflasi. Negara lain di luar China masih berkutat dengan krisis ekonomi global (kecuali India yang berhasil lolos).

Timur Tengah
Nah ini spesialis minyak dan gas juga memiliki andil yang cukup besar di percaturan ekonomi dunia. Tapi negara ini membuat sedikit kecewa AS karena di tahun 2010 harga minyak sudah melaju kencang dan tidak sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran yag terjadi. Ini akibta ulah para spekulan minyak, tapi para anggota OPEC menolak dengan tegas untuk menaikkan produksi agar harga turun karena daya beli ekonomi global masih melemah, dikhawatirkan akan menaikkan inflasi global. Tetapi OPEC tetap tidak mau menaikkan, dengan alasan menyalahkan para spekulan, padahal sebetulnya mereka lebih nyaman dengan adanya spekulan dan produksi yang tetap karena harga jual jadi jauh lebih tinggi.

bersambung....(pertarungan ekonomi 2011 - 2015)


16 April 2009

Life is Full of Risk, Prepare it with Insurance


Human planning, but God determines. This expression seems to have been prevalent we hear and there may also have been since the times of yore. If we note that, this expression actually contain a hidden message: life is full of risk. From the least risk, such as slip in the bathroom, until the risk of loss of property, body, and even life.

The question for us is whether we should just let it happen to us, or would do best preparation for the guard in case the risk is coming. Of course, I recommend the last choice. I mean not to invite you to think pessimist, but rather would invite you to think far ahead. There are many goals in front of which there still want to achieve. Therefore, in achieving goals before, you should also prepare for a number of risks that may occur. One of the anticipated risk that you can do is to take some insurance. Here I'll tell you the various risks that may occur to you, and insurance to anticipation its.

1. Death

Risk of death can happen at any time without presumed. When the dead are still living alone, of course not a problem. Troublesome is if the dead have dependent children or other family members. How do they become? From which they can eat and pay school fees? If you currently have any other people whose lives under your responsibility, of course, life insurance should be considered. When you have life insurance, then the people who leave you will get some insurance money that he can use to pay for his life. So, there is a third party who will "keep" the people you leave. There are many insurance companies that provide this service. Overall strive to provide the best service with a variety of other inducement. You do not need to rush close your self or choose. Use your time to select companies which offer and provide the best service.

2. Accident

Wherever you are, the risk of accidents will continue to be just there. You go by plane, train, ship, what little chance there was. What happens if you have an accident? You will usually be taken to the hospital. You will also stay overnight if your injury need to care long enough. Due to worst, you are disabled. Could be one of the members of organs or body does not work. As a result, you can no longer work and earn money. Therefore, to anticipate the risk of capture is only the accident insurance. Accident insurance to provide insurance money if you have an accident so it must be treated in hospitals, a disabled, or even death. Just as the death of insurance, there are many companies that offer accident insurance. In general, they provide an affordable premium.

3. Sick

Sick is expensive. If you get sick, at least you should go to the doctor so that there is consultation fee you pay. Buy some medicines, and if your suffer a severe ilness you will treated in the hospital in some time. And now, some hospitals are requesting advance before you enter treatment. And how if you need surgery thats will add your cost hospital.
To prepare that situation, you can take health insurance. Compared to some years ago, are now more and more insurance company sell this product. There are products that provide only a replacement hospital, or hospital outpatient reimbursement plus, plus medicines as well. Now, your only choice that determines the most suit your needs.

4. Musing on the House

Recently we often see the news of a fire. Whether the market, office, and residential. Well, if it overrides to your home, imagine what will happen. Troublesome, not all people have enough money to rebuild the house by accident. for this type of disaster there is also available for insurance it. Usually the price is quite affordable.

5. Musing on vehicle

Do you have a car or motorcycle? Your vehicle also has a possibility of an accident.
When the risk of an accident is quite big, there's no one to take car insurance. Especially when the vehicle is to support you in the search for sustenance. If you have insurance it, when the damage occurred then insurance company will bear.

In conclusion, there are a variety of insurance that you prioritize. Then you can determine whether it needs to take some or all of the need. To get more information about insurance and information about insurance companies, please visit www.americalifequotes.com.

05 April 2009

Selamat Datang Semangat...!

Tadi malam, tepatnya sabtu malam minggu tanggal 4 April 2009 saya menghadiri acara Grand Bussiness Opportunity PT. K-link Indonesia yang diselenggarakan oleh K-System Samarinda. Sebenarnya acara ini bukan hal baru bagi saya mengingat sejak tahun 2006 saya telah bergabung dengan Perusahaan Multi Level Marketing PT. K-Link Indonesia. Namun sejak pindah ke samarinda semua hal yang berhubungan dengan K-Link sempet macet lantaran pekerjaan saya di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Samarinda yang cukup menyita waktu.

Seperti biasa, setiap acara Grand BOP yang diselenggarakan K-System selalu menggunakan undangan atau tiket. Tiket/undangan Grand BOP tidak saya dapat dari upline saya, namun saya temukan secara kebetulan sepulang sholat Jumat di jalanan... yach di jalanan, mungkin terjatuh atau dibuang secara sengaja, whatever lah... tapi siapa pun yang mpunya tiket/undangan itu saya mengucapkan terima kasih. 5 tiket Grand BOP saya bawa pulang, dan 2 diantaranya saya berikan kepada teman saya dan istrinya yang baru saja jadi member K-Link.

Hari Sabtu siang hujan tidak berhenti mengguyur samarinda, rasa malas untuk hadir ke acara Grand BOP pun mulai menguat, untungnya menjelang maghrib hujan pun reda, sehingga menguatkan kembali niat untuk hadir ke acara tersebut. Selepas maghrib kami bertiga berangkat ke tempat acara Grand BOP di gelar, yaitu di Gedung Guang Dhong samarinda. Sesampai di sana, atmosfir semangat mulai terasa, selepas registrasi, kami langsung memasuki ruangan Grand BOP di lantai 2 Gedung. Kembali terasa atmosfir semangat semakin menguat di ruangan ini, dentuman musik enerjik seakan memotivasi diri untuk juga semangat.

Pukul 19.30 malam acara dimulai, hitungan mundur 9 sampai 1 dan seorang MC yang enerjik, keluar dari belakang peserta, dan berlari menuju panggung dengan semangat. Dentuman musik enerjik tak lupa mengirinya... acara yang penuh semangat. Kemudian, MC pun mulai memanggil pembicara, dan dari belakang peserta, seorang Diamond Manager Andi Jamaludin bergerak berlari penuh semangat ke atas panggung diiringi musik enerjik dan applause dari peserta acara Grand BOP. Selesai sesi tentang produk-produk K-Link dan pembicaraan tentang oppotunity bussiness, MC pun mulai memanggil member-member K-link samarinda yang sudah memiliki peringkat manager, Ruby manager, Emerald manager, Diamond manager, Crown Manager sampai Crown Ambassador. Yang menarik bagi saya adalah ketika mereka yang telah meraih peringkat ini bercerita, ternyata mereka dari berbagai kalangan, ada yang bekas seorang satpam, PNS, tukang ikan asin, tukang parfum, anggota DPRD dan lain-lain. Dan semua mereka mengatakan bahwa untuk mendapat peringkat tersebut itu tidaklah memerlukan modal yang besar atau keterampilan berdagang yang baik, namun yang harus dimiliki adalah semangat.... dengan semangat itulah mereka mampu bangkit menghadapi sikap negatif orang terhadap Multi Level Marketing.

Terasa benar semangat mereka, sehingga mentransfer energi semangat kepada para peserta yang hadir... dan demikian pun bagi saya yang sudah memiliki peringkat Shapire Manager.. semangat itu pun hadir, dan memotivasi saya untuk bisa menaikkan peringkat ke jenjang yang lebih tinggi... Go To Crown Ambassador..

01 April 2009

EARN MONEY WITH MANAGED FOREX

What is managed Forex account?

A type of forex account in which a money manager trades the account on a client's behalf for a fee. Managed forex accounts are similar to hiring an investment advisor to manage a traditional investment account of equities and bonds. Returns and fees between managed accounts can vary greatly; therefore, it is important to research your options thoroughly before assigning your account to a professional manager.

A research from Steven Moore an analyst with an expertise in merging markets economy advising big investors looking for different investing opportunities, managed Forex trading companies included the analysis of the following factors:
• effectiveness of my investment;
• costs for opening account and management fees;
• decision-making opportunities for an investor (to withdraw profits);
• trading loss handling;
• extra earnings opportunities (bonuses, commissions, etc.);
• control of the trading process, etc.

From his analysis, there is top 3 companies in managed Forex trading business:



The top choice. Fully transparent company: you can view the course of company’s trading on Forex in real time. The minimum to invest is only $30 and the profit can be withdrawn after each trading day. The profit is based on trading results and the maximum daily profit is 2.8%. On average I receive around 1%-1.5% profit daily. No management fees. No loss guarantee. Major e-currencies and bank wire is accepted. Quick customer support and live chat.


Good managed Forex company with above average trading results. The minimum to invest is $2,000. The company charges 25% performance fee based on the earned profit. No early withdrawal fees. Bank wire and checks are accepted. Quick customer support.



Good managed Forex company with above average trading results. The minimum to invest is $20. Compounding available. Principal is locked for 7 months. Major e-currencies are accepted. Quick support.




source: moneyfxmanager.com

18 March 2009

Markopolos, Demolisher Scandals Madoff


Bernard Madoff who are 70 years of age, the fraud on the funds investment of 150 billion U.S. dollars, imprisonment for up to 150 years. This is the biggest fraud throughout the history of the world. Madoff is charged with making fraudulent Ponzi scheme involving money belonging to a number of company pension funds, foundations of social, actress/actors, school funds, and other.

Madoff coax a number of institutions and wealthy people of the world to infuse funds in the company, Bernard L Madoff Investment Securities LLC. Customers are given a high bid even though fortunately only expressed in the routine reports. Benefits are not paid in whole, and even customers in excitative not to withdrawal of funds, but investing in long-term investment. The Company seems to report funds that the investment have planted in the Wall Street stock exchange. Capital Market Board of Supervisors U.S. (SEC) said, Madoff do with fraud forge headers letters SEC.



Is Harry Markopolos, an investment experts said already know the lie Madoff behind the management of investment funds belonging to 13,500 customers, including banks such as UBS caliber of the world (Switzerland), Great Eastern (Singapore insurance), actor/actress Hollywood, film director the top prize Oscar, Steven Spielberg, Larry King to CNN's .

The period 1991-2004, Markopolos working in the Rampart Investment Management Co. Since its establishment early in the decade of 1990s, the news spread Madoff profit company. The boss asks for Markopolos learn how to achieve happiness Madoff high. Who knows could be imitated.

Assisted mathematician named diBartolomeo And, do Markopolos simulation. He is also talking with various experts, investment bankers, and visit to Switzerland. In conclusion, no one was able to achieve investment broker average 0.40 percent of profits above the London Interbank offered Rate (LIBOR). This refers to the interest rate on the loan antarbank London money market, which is empirical is always below 10 percent per year.

In 2005, 2007, until 2008 Markopolos have to report to the SEC, including the sharing of information bonus Merrill Lynch. However, SEC did not care. In the last 10 years he never tired to report fraud to the SEC when Madoff, led by Harvey Pitt, the descendants of Jews, the period 2001-2003. Complaints not heard, nor by Bill Donaldson (Chairman of the SEC, 2003 - 2005), not even by Christopher Cox. And in the era of President Barack Obama and the SEC under Mary Schapiro, giving fresh wind to the "whistle blower", including Markopolos. And finally the report, entitled The World's Largest Hedge Fund Fraud get a response, and able to unload a fraud conducted by Bernard Madoff.

For his courage, the site www.boston.com gives the title to Markopolos as heroes. Boston Security Analyst Societty, February 11, indue Markopolos silver medal on his courage. SEC prosecutor and prosecutors in New York claims to impose ago Madoff. Now Markopolos become stars. U.S. and residents grateful to him.


sumber: boston.com

12 March 2009

6 Tips For Smarter Insurance Planning


Insurance is a very vital part of the overall financial plan for any individual. Ensuring that there is the right amount of insurance is important for the achievement of several financial objectives. This calls for specific attention to several features related to insurance, which are as under:

Make effective use of insurance
Insurance is a route that helps you achieve several financial objectives. One of them is to provide support for your dependants in times of need. The other is the tax benefit that one gets on the premium paid on insurance. At the same time, insurance can provide money in old age when the requirement for funds is high. By making effective use of insurance you can achieve either of the objectives.

Additional benefit possible
There are various types of insurance present in the market. Life insurance is one common area, and there is a tax benefit possible up to Rs 1 lakh on the premium paid in a financial year under Section 80C. At the same time, there is an additional benefit under Section 80D for the payment of premium of a medical insurance. Using insurance you can not only get proper cover but also ensure a higher tax benefit.

Determine amount of cover for self
There is an additional tax benefit attached to insurance that is not available in several other investment areas. In case of life insurance, you can get a deduction even for premium that you have paid for your spouse or children. In case of medical insurance, there is an additional limit that is available for cover of parents who are senior citizens. Such a facility enables adequate cover for the family, thus achieving your financial objectives.

Understand the time period of policy
The process of insurance is not onetime but has to be continued over a period of time. This requires you to make various changes to your amount of insurance cover and the types of policies when the conditions related to you change. For example, marriage or the birth of children will require a reevaluation of the entire position on the insurance front. This includes raising the amount of insurance cover and even changing of the insurance policy mix for getting the right kind of benefits.

Use relevant options
There is some additional work required on your part because just selecting a particular kind of insurance will not complete your need. Within that particular area you have to select a particular policy. Different policies achieve different objectives, and hence the one that suits your needs best is the one that has to be selected. If you require just an insurance cover at the lowest cost then a term policy is right for you, while if you require a savings element linked to market performance then you will select a unit-linked policy and so on.

Return and its importance
One thing that most people will find is that making the payment for an insurance policy is very easy and this can be suited to your requirements. You can opt for a monthly premium payment or even a half-yearly insurance premium payment, at your convenience. At the same time, there can be a one-time payment in the form of a single premium policy. Even direct deduction of money from your salary each month or from your account is possible. This reduces the pressure on you to remember and make the payments and eases the process.


www.rupeetalk.com

03 March 2009

Things to Watch Out While Taking a Credit Card


Do you have offered to make a credit card ...? For some people may have experience it. In this time Sales Marketing credit card is very incentive to making credit card offers. Which is often found in malls in Jakarta or other big cities. Maybe for some people there are who interested to make a credit card, but because of limited information about the credit card, they cancel the intention. Here are a few things to note when we want to make a credit card. Check it out....

When you are selecting a Credit Card you should be wary of lots of small riders like

Interest rate:

The interest rate might not seem to be very high to you because it is usually mentioned as 2.49% or 2.95%. But this is a monthly figure and hence the actual annual cost for you will be very high on conversion.If you convert the applicable monthly rate to an annual figure then a figure of 2.49% per month works out to 34.33% on an annual basis, 2.95% is 41.74%, and 3.14% is 44.91%.

Minimum Amount Due

The minimum amount due is usually a certain percentage of the total amount that you have to pay. This is around 5%-10%, and it can vary across cards. If you pay the minimum amount due then you automatically slip into the interest rate cycle, and the interest will start accumulating on the remaining outstanding amount that is yet to be paid. If you miss the payment altogether, not managing to pay even the minimum amount, then there will be a non-payment charge that will be levied along with the interest. This means there is a double hit on this account.

Annual Fees and Other Charges

There are annual fees to be paid on the credit card which represents an expense for you. These are generally waived on entry level cards but are levied on the premium cards. In addition, there are charges such as joining fees. The benefits offered by the premium cards are much higher than the entry-level cards. Hence, you should decide on the fees factor based on your requirements.

Credit Limit

The credit limit is decided after taking into consideration your income, your current job and position, your credit behaviour among several other factors that are decided by the bank issuing a credit card. A credit limit is not fixed forever once it is decided, but it keeps changing over a period of time. Depending upon the developments, including your track record, the credit limit can be raised and this will give you a higher limit to spend.

source: www.rupeetalk.com