06 February 2010

Jalan-jalan (Traveling) ke Puncak Bogor

Liburan ke Puncak Bogor mungkin hal yang biasa bagi orang-orang Jakarta yang memiliki kelebihan finansial, mereka mungkin biasa menghabiskan weekend-nya, hari sabtu dan minggu, untuk sekedar refreshing menghirup segarnya udara di puncak bogor. Apalagi jaraknya yang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta, tidak heran kalu setiap hari jumat sore atau sabtu pagi jalur tol jagorawi selalu padat dipenuhi mobil-mobil ber-plat jakarta yang menuju puncak bogor.

Lain halnya bagi orang-orang yang kemampuan finansialnya pas-pas-an, berlibur bersama keluarga ke puncak merupakan kegiatan yang cukup mahal yang mungkin untuk melaksanakannya perlu persiapan dan rencana yang matang, agar tidak terlalu banyak biaya dan tentunya bisa menikmati liburan dengan nyaman. Sudah lama sekali rasanya saia merencanakan liburan ke puncak bersama keluarga, dan alhamdulillah, jatah cuti tahun 2010 ini bisa saia gunakan untuk berlibur selama 3 hari di puncak bogor, dan pengalaman pertama kali travel ke kawasan puncak bogor ini rasanya perlu saia catat di blog ini, siapa tau berguna buat dikemudian hari.

Berangkat dari Jakarta saia memilih menggunakan Kereta Pakuan Ekspress ke Bogor. Alasan saia memilih menggunakan KRL Pakuan Ekpress karena dengan harga yang cukup terjangkau, Sebelas Ribu Rupiah, fasilitas lebih cepat dan lebih nyaman akan saia dapatkan. Saran saia agar lebih mendapatkan kenyamanan, hendaknya naik kereta dari Stasiun Gambir dan ambil jadwal kereta yang agak siang, jam 11 atau jam 1 siang, jangan kesorean, jadwal jam 2 siang ke atas kita akan mendapatkan KRL yang sudah penuh, khan gak enak dari Jakarta ke Bogor naik kereta-nya sambil berdiri....

Sampai di Stasiun Bogor, dan setelah melewati pintu pemeriksaan karcis, saia menghadapi tawaran-tawaran dari supir-supir angkot, saia bersikap tenang, se-akan-akan sudah terbiasa jalan-jalan ke bogor, karena penampilan yang canggung dan bingung akan menjadi sasaran empuk tipuan supir-supir angkot. Rencana saia sebelumnya adalah turun dari KRL langsung naik taksi menuju kawasan puncak, namun di stasiun bogor rupanya sukar untuk mendapatkan taksi. Maka terpaksa harus pake angkot. Dari Stasiun Bogor, naik angkot warna hijau nomor 03 ke terminal Baranangsiang, tarif per penumpang 2 ribu. Dari terminal Baranangsiang, naik angkot jurusan Baranangsiang - Suka Sari, tarif 3 ribu. Dari Suka Sari, naik angkot jurusan Suka Sari - Cisarua (angkot warna biru), tarif 3 ribu.

Setelah sampai kawasan puncak bogor, saatnya bingung memilih tempat penginapan. Terdapat banyak wisma, villa, hotel, cottage yang bisa di sewa, akhirnya saia memutuskan untuk menginap di hotel Cisarua Indah, hotel yang letaknya tidak terlalu jauh dengan Taman Safari Indonesia. Hotel dengan tarif terjangkau yaitu 200 ribu rupiah untuk standard pada saat weekend dan 160 ribu saat weekday. Sebelah hotel terdapat tempat wisata kuliner yang menyediakan beragam kuliner yang murah meriah, dan yang menarik bagi saya adalah sate kelinci, hmmm... maknyuss nich... dan dekat dari itu ada warung makan milik pak haji kadir yang terkenal dengan sate kambing muda-nya... wich... ajiibbbb...

Hari pertama istirahat, hari kedua jalan-jalan ke Taman Safari, tarif dari hotel ke kawasan taman safari dengan menggunakan ojeg sebesar 10 ribu rupiah, dianter sampe depan loket. Di Taman Safari, di samping melihat-lihat hewan-hewan yang di lepas, berkeliaran bebas, kami juga menikmati atraksi-atraksi seru, seperti atraksi gajah yang main drama, atraksi pinguin, atraksi koboi wild-wild west yang merupakan atraksi yang pertama di Indonesia dan ketiga di asia, serta mengunjungi tempat wisata curug jaksa yang konon katanya yang mandi dari air curug jaksa bisa awet muda...

Hari terakhir, sebelum pulang ke Jakarta, saia menyempatkan jalan-jalan ke masjid Ath-Thawun, masjid yang terletak di Puncak Bogor, tarif dari hotel ke masjid At-Thowun dengan naik mobil colt minibus 5 ribu rupiah. Pulang dari At-Thowun mampir ke Tajur tempat pengrajin tas untuk beli oleh-oleh. Setelah itu check out dari hotel dan berangkat balik ke Jakarta, tidak lupa membeli oleh-oleh asinan khas bogor yang sueegerrr banget.... Rasanya puas banget bisa ngajak keluarga jalan-jalan ke Puncak Bogor, yach namanya juga Libur Kecil Kaum Kusam sebagaimana kaya lagunya Bang Iwan Fals, biar Ekonomis, yang penting Romantis...

7 comments:

Aneka Bunga said...

Asik neh sob, bisa liburan ke puncak. Aneka bunga juga sering ke sana. Banyak bunga indah di daerah cipanas dan cibodas lho

john deru said...

Masuk ke taman safarinya berapa tiketnya mas ? Kok gak diterangin..

CH4NDR4 said...

wah, enak nih liburan...

datang ke tempat saya, komen+follow nya di tunggu.
www.ch4ndr4.com

Anonymous said...

seru nihh

tiket pesawat said...

asik tenan..
cerita-cerita pengalaman liburan emanag seru,
tapi malah bikkn jadi pingin liburan juga nih,
he2

alice said...

Thank you yaah share-nya,,
saya sedang berencana ke Puncak main...

Yaowen said...

good...i also went there by myself,hehe..