Showing posts with label Just a note from PNS Go-Blog. Show all posts
Showing posts with label Just a note from PNS Go-Blog. Show all posts

25 January 2016

Berapa Lama Tubuh Anda Bertahan Tanpa Asupan Makanan


Kita semua tau bahwa makanan itu merupakan suatu yang sangat penting bagi tubuh kita untuk bertahan hidup. Dan pastinya makanan itu memiliki banyak cita rasa yang berbeda-beda dan beberapa diantaranya pasti sangat lezat bagi anda. Tapi tahukah anda, apa yang akan terjadi kalo anda berhenti mengkonsumsi makanan ?

Sebuah video yang dirilis oleh AsapSCIENCE menunjukkan fakta mengejutkan tentang reaksi tubuh ketika benar-benar tidak mendapat asupan makanan selama 3 minggu. Hal Ini tentu bisa jadi perhatian khusus bagi mereka yang sedang melakukan diet ketat.





Enam Jam Pertama Tanpa Asupan Makanan
Pada tahap ini semuanya masih terasa normal, tetapi tubuh anda mulai memecah glikogen yang mengubah energi dalam tubuh menjadi glukosa. Seperti diketahui, sekitar 25 persen dari energi yang dihasilkan digunakan khusus untuk otak anda dan sisanya untuk otot, serta sel-sel darah merah. Setelah lebih dari enam jam, produksi energi akan berhenti karena produksi glikogen terkuras habis. Hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi psikologis anda sehingga anda menjadi orang yang mudah marah/emosi.


6 s.d. 72 Jam Tanpa Asupan Makanan
Karena sudah hampir lebih dari satu hari tidak mendapat asupan makanan, pada tahap ini kondisi tubuh Anda mulai masuk pada keadaan yang disebut ketosis. Keadaan ini terjadi karena minimnya kandungan karbohidrat, sehingga memaksa tubuh anda untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi. Karena lemak tidak dapat dialirkan ke pembuluh darah, maka otak anda merespon untuk merubah lemak menjadi asam lemak (Keton) dan hanya 75% energi yang bisa diterima otak agan dari keton. Bagimanapun otak agan tetap butuh glukosa. Kondisi seperti ini disebut ketosis dan dalam kondisi ini fungsi kognitif pada otak anda mungkin akan mengalami sedikit gangguan.

Perlu anda tau, orang tidak harus kelaparan agar tubuhnya memasuki fase ketosis. Fase ketosis ini biasanya terjadi pada orang yang diet karbohidrat dan juga sering terjadi pada atlit professional yang tubuhnya memproses karbohidrat secara boros seperti pelari marathon.


Lebih dari 72 Jam Tanpa Asupan Makanan 
Lebih dari 72 jam tanpa asupan makanan, anda akan merasakan bad mood dan tubuh anda terus mengalami penderitaan. Tanpa glukosa dan lemak, otak anda akan merespon untuk memecahkan protein dari otot anda untuk digunakan sebagai energy. Protein akan melepaskan asam amino dan diubah menjadi glukosa. Ini merupakan faktor yang baik bagi otak anda tetapi merupakan hal yang buruk bagi tubuh anda. Pada dasarnya, tubuh anda akan mengorbankan dirinya sendiri dengan cara menghancurkan massa otot anda.

Pada wanita dalam fase ini dapat mengalami gangguan menstruasi dikarenakan karena tubuh mulai membatasi penggunaan energy. Wanita dan pria juga akan merasakan penurunan libido.



1 s.d. 2 Minggu Tanpa Asupan Makanan 
Pada fase ini, karena tubuh anda tidak mendapatkan asupan vitamin dan mineral maka sistem kekebalan tubuh anda menjadi lemah dimana mungkin dapat menyebabkan seseorang meninggal dunia karena rentan terserang penyakit.

Selain itu tubuh anda akan tetap bekerja dan menggunakan semua sumber energy yg tersisa hingga tubuh anda kehabisan glukosa, lemak, dan massa otot. Jika kematian terjadi pada fase ini, umumnya disebabkan oleh penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung karena jantung kehilangan massa ototnya sehingga tidak cukup kuat lagi untuk memompa darah. Hal seperti ini juga biasanya terjadi pada penderita anorexia dimana organ2 tubuhnya mulai berhenti bekerja. 




3 Minggu s.d. 70 Hari Tanpa Asupan Makanan 
Pada umumnya kelaparan akan menyebabkan kematian pada sekitar 3 minggu - 70 hari seperti yang telah terjadi ketika Irlandia dilanda kelaparan pada tahun 1981. Dan bagaimanapun juga durasi atau waktu lamanya anda bisa bertahan hidup tanpa asupan makanan sangat dipengaruhi oleh jumlah lemak dan tingkat dehidrasi tubuh anda

28 July 2015

Hotel Murah di Bandung


Nyari hotel murah meriah di Bandung...?  gak mudah loh... apalagi pas musim liburan atau weekend, apalagi kalo budget pas-pasan... bisa-bisa dapat hotel yang murah tapi fasilitas apa adanya, atau bahkan hotel agak mahal tapi fasilitasnya murahan. 

Saya sendiri sering hunting hotel murah meriah di Bandung, dan yang sering saya temukan ada hotel/penginapan yang murah (rate di 100 ribu s.d. 300 ribu) dan fasilitasnya juga apa adanya, misalnya gak disediain sarapan, atau ada sarapan cuman nasi goreng, kamarnya kurang nyaman, gak ada pendingin ruangan dan sebagainya. Ada juga hotel/penginapan yang harganya lumayan mahal (buat kantong saya, 300 ribu s.d. 500 ribu), tapi fasilitasnya kurang memuaskan saya, apalagi waktu nginep bawa keluarga, biasanya hotel-hotel ternama tapi yang paket hemat, kaya hotel POP, Ibis Budget dan hotel sejenisnya, untuk hotel jenis ini biasanya kamarnya sempit, dan sarapan cuma alakadarnya, terus kalo mau sedikit enak harus bayar uang tambahan buat sarapan.

Nah... beberapa bulan yang lalu, saya nginep di hotel Kumala Bandung, hotel ini terbilang murah, rate 250 ribu weekdays, dan 300 ribu weekend. Hotel ini letaknya strategis, yaitu di Pusat kota, di Jalan Asia Afrika, yang gak jauh dari Jalan Braga, Gedung Merdeka, Alun-alun Kota Bandung, Pasar Kosambi, dan Pasar Baru Bandung. Namun yang menarik buat saya dan keluarga, hotel ini tiap kamarnya sangat luas, televisi LED lebar, kamar mandi pun luas. Walaupun nampak dari luar, hotel ini menggunakan bangunan lama, namun setiap kamarnya sudah direnovasi dan nampak baru. Dan walau cuma 4 lantai, gedung ini dilengkapi lift yang terbilang bagus namun agak sempit.

Dan yang paling saya dan keluarga suka dari hotel ini adalah sarapannya, iya... sarapannya, walopun cuma bayar 250 ribu, sarapannya komplit, ada roti dan brownis plus puding, ditambah bubur ayam komplit, seperti yang pernah saya temui di hotel-hotel berbintang, seperti Hotel Papandayan, Red Top Hotel, dan Savoy Homan (nginep di hotel bintang kalo ada acara dari kantor).

Kemudian tersaji juga buah-buahan, seperti anggur, jeruk, apel, pear dan pisang, yang rasanya mustahil dapat kita temukan di hotel-hotel dengan rate yang sama.

Untuk minuman, sama seperti hotel yang lain, hotel ini menyediakan jus buah, kopi dan teh panas, dimana kopi dan teh panas bisa kita racik sesuai selera. Dan jus buah yang disajikan tiap hari berganti, kadang jus jeruk, strauberry dan lain-lain. 

Dan menu sarapan yang setiap hari disajikan dan membuat saya nambah berkali-kali yaitu lontong sayur, yang mungkin jarang ditemukan di hotel-hotel berbintang yang menyediakan makanan ala western.
Oh ya, yang kurang dari hotel ini menurut saya adalah tempat parkirnya yang sempit dan letaknya di belakang hotel, yang mungkin memberi kesan kurang nyaman bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda 4. 

Demikian, sedikit ulasan saya tentang Hotel Kumala Bandung, dan tulisan ini bukan promo dari pihak hotel, melainkan catatan pribadi saya atas pengalaman menginap di hotel yang murah meriah ini, yang mungkin dapat bermanfaat bagi temen-temen yang mau liburan ke Bandung, yang masih hunting nanya-nanya mbah google dengan keyword : Hotel Murah di Bandung... Salam Traveling... 








22 July 2015

Sepenggal Hikmah Dibalik Peristiwa Tolikara



Sumber Gambar : pkspiyungan.org

Pada saat sebagian umat muslim Indonesia tengah merayakan hari raya Idul Fithri 1436 H, tiba-tiba kita dikejutkan dengan tersiarnya khabar duka dimana saudara se-muslim kita dibelahan timur Indonesia di Kabupaten Tolikara yang mendapat perlakuan zalim dari sekelompok massa dari Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang melempari mereka batu saat mereka tengah memulai aktifitas sholat Idul Fithri, bahkan tidak hanya melempari batu, sekelompok massa tersebut juga membakar masjid Baitul Muttaqin yang merupakan satu-satunya masjid di daerah Karubaga Kab.Tolikara dan berlanjut dengan membakar kios-kios dan rumah-rumah saudara se-muslim di Tolikara. Dari kejadian tersebut satu masjid, puluhan kios dan rumah terbakar, dan ratusan orang yang kebanyakan pendatang mengungsi ke Wamena.

Dari peristiwa tersebut, ramai komentar para tokoh/pejabat negara dan berita miring yang dihembuskan media mainstream yang selama ini sering menyudutkan umat islam, ada pejabat negara yang mengatakan bahwa kejadian Tolikara disebabkan oleh speaker link berita, ada pejabat negara yang mengatakan bahwa yang dibakar bukan musholla melainkan kios link berita , bahkan ada salah satu media mainstream yang mengganti judul beritanya untuk mengaburkan fakta yang terjadi : 

sumber : pkspiyungan.org

Namun dari banyaknya komentar miring dari berbagai tokoh dan media mainstream, alhamdulillah semua dapat dipatahkan dengan berita yang beredar dari saudara-saudara kita yang berasal dari social media, utamanya berita yang diperoleh dari saudara-saudara kita yang memang benar-benar ada di dekat TKP, seperti berita dari Twitter Ustadz Fadlan Gramatan @fadlannuuwaar, seorang da'i yang berda'wah di Papua, informasi dari Relawan Bulan Sabit Merah Wilayah Wamena @BsmiJayawijaya dan lain-lain.

Dari peristiwa Tolikara, ternyata dapatlah kita petik hikmah sebagai berikut :
  1. Umat Islam di Indonesia mengetahui, bahwa di belahan bumi cendrawasih, nun jauh terpencil di wilayah pegunungan tengah Papua, terdapat saudara muslim yang perlu juga diperhatikan;
  2. Umat Islam di Indonesia, sebagai mayoritas penduduk di Indonesia, sangat besar sifat toleransinya kepada umat yang lain, walaupun tersulut emosi atas kezaliman yang menimpa saudara muslim di Tolikara, namun umat Islam Indonesia lebih mengedepankan sikap toleransi dan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah agar pelaku teror terhadap saudara muslim di Tolikara dihukum se-adil-adilnya;
  3. Banyak musuh-musuh Islam yang ingin memutarbalikan fakta yang menimpa umat Islam lewat corong-corong media mainstream, namun dapat dipatahkan berkat informasi masif dari social media yang dikelola oleh tokoh, ulama dan pejuang-pejuang social media Islam seperti pkspiyungan.org, dakwatuna.com, eramuslim.com dan lain-lain.
  4. Umat dan tokoh Islam bersatu membangun dan dan membantu saudara muslim di Tolikara

19 October 2014

Bimtek Akuntansi Akrual di KPPN Cirebon

Pada tanggal 15 dan 16 Oktober yang lalu kebetulan dapat jadwal jadi nara sumber Bimtek Akrual di KPPN Cirebon. Materi yang harus disampaikan cukup berat, karena saya harus memberikan materi tentang Bagan Akun Standar dan Jurnal Standar serta Simulasi ke Pelaporan Keuangan, padahal waktu Training sebagai Trainer, saya cuma dapat ilmu tentang Aplikasi SAIBA, Aplikasi yang akan digunakan satker untuk membuat laporan keuangan mulai tahun 2015. Namun tentu saja saya akan berupaya untuk menyampaikan materi tersebut sebaik mungkin, mengingat modul dan panduan mengajar materi tersebut sebelumnya sudah pernah saya baca-baca sedikit.

Perjalanan Bandung ke Cirebon saya menggunakan Happy Travel, yang menurut web-nya akan memberikan layanan yang ekslusif, aman dan nyaman. Namun pada kenyataannya, saya merasa dikecewakan oleh travel tersebut. Sesuai jadwal, seharusnya jam 6 pagi travel sudah berangkat dari Bandung ke Cirebon, namun dengan alasan menjemput penumpang yang lain, saya baru dijemput pukul 7.30. Dengan wajah tanpa merasa bersalah, sang supir datang menjemput tanpa permintaan maaf sepatah kata pun, padahal yang bersangkutan menelpon saya dari jam 5 pagi meminta saya agar bersiap untuk dijemput.

 Setelah menempuh perjalanan yang kurang menyenangkan selama kurang lebih 4 jam (karena supir ngebut, AC kurang berasa, sehingga keringat bercucuran sepanjang perjalanan), akhirnya tiba di KPPN Cirebon. Di KPPN Cirebon saya disambut beberapa pegawai KPPN Cirebon yang pernah bertugas di KPPN Bandung I serta Kasubag Umum yang juga pernah sama-sama bertugas di Samarinda.

Pukul 12.45 - 13.45 memberikan materi tentang Bagan Akun Standar, mulai dari definisi BAS, kemudian penjelasan tentang 12 segmen dalam BAS, serta penjelasan tentang jenis-jenis akun belanja yang biasa digunakan, terutama menjelaskan penggunaan akun belanja barang dan akun belanja modal. Setelah itu jam 14.00 - 16.00 dilanjutkan dengan materi Jurnal Standar dan Simulasinya dalam pelaporan keuangan. Sesuai panduan mengajar, saya pun harus menyampaikan tentang persamaan akuntansi dan pencatatan jurnal sederhana terkait akun aset, kewajiban, ekuitas, beban dan pendapatan. Dilanjutkan dengan penjelasan jurnal standar akuntansi akrual serta simulasinya dalam pembuatan laporan keuangan. 

Pada hari ke-2, giliran saya menjadi team teaching untuk materi aplikasi SAIBA, di sini tugas saya mendampingi nara sumber dari KPPN Cirebon, pada saat praktikum aplikasi SAIBA, kami berkolaborasi untuk memberikan bimbingan teknis kepada para peserta tentang bagaimana mengoperasikan aplikasi SAIBA. Dan dari soal praktikum pada modul yang diberikan, hampir sebagian besar peserta dapat mengerjakan dengan baik dan benar. Dan sedikit doorprize, saya memberikan reward kepada beberapa peserta yang telah membuat laporan keuangan berupa Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Neraca dengan baik dan benar berupa coklat silverqueen, yang tentu saja disambut dengan antusias oleh para peserta.

Demikian sedikit pengalaman menjadi Nara Sumber Bimtek Akuntansi Akrual, yang tentunya menambah pengalaman dan wawasan baru bagi saya, untuk dapat diterapkan dalam tugas-tugas selanjutnya...

31 January 2012

Live Chatt bersama Prof. Djohar Arifin (Ketum PSSI)


Sebagai bentuk kepedulian Detik Forum dalam membangun Sepakbola Indonesia, pada hari Selasa tanggal 31 Januari 2012 diadakan Live Chat bersama Profesor Djohar arifin Ketua Umum PSSI, berikut sebagian chat penghuni detik forum dengan sang Ketua Umum PSSI

Djohar_Arifin :

Halo detikers,

Assalamualaikum , semoga semua kita semangat membangun sepak bola Indonesia yg bersih dan jujur. Dan kita harus mulai dengan mengutamakan prestasi.

----------------------------------------------------------

fajarmuhasan :

Usul utk PSSI:
Mohon dalam kongres tahunan nanti dibuatkan agenda pembatalan/anulir hasil kongres Bali

Tanya:
Akan seperti apa format kompetisi jika klub2 di PT LI kembali ke PSSI?

Djohar_Arifin :

1. Kami akan bahas ini semua, untuk mengembalikan sepak bola ke jalan yg benar. Selama ini terlampau banyak pesanan di dalam keputusan-keutusan kongres dan juga didalam statuta sendiri.

Reformasi kita gerakan tidak mudah, karena orang masih berpikir dengan cara lama. Jadi tentu mereka tidak ingin adanya perubahan.

2. Kami akan tampung semua klub yg ingin kembali ke rumah dan bisa saja formatnya menjadi 2 grup. Tapi yg penting semua kompetisi harus dikendalikan oleh federasi.

FIFA sangat melarang adanya kompetisi di luar federasi.

----------------------------------------------------------

mans :

Pak Djohar, kenapa Persija yg diakui PSSI, Persija yg gak ada Bepe-nya? Pertimbangannya waktu itu seperti apa?

Djohar_Arifin :

Kita bukan memilih pemain, tetapi Persija mana yg paling kuat badan hukumnya. Dan ini bukan keputusan saya sendiri, tetapi diputuskan dalam rapat EXCO secara aklamasi.

----------------------------------------------------------

rooney2309 :

@Pak Djohar

Untuk Kongres Tahunan mengenai kepesertaan dimana kalau tidak salah di pasal 23 Statuta PSSI ... CMIIW

dengan adanya konflik di tubuh PSSI ataupun kompetisi poin poin diatas digantikan atau bagaimana??

kalau menurut Saleh Mukadar disini : http://metrotvnews.com/read/news/201...ongres-PSSI/14
untuk poin a digantikan klub klub IPL... apakah benar? lalu bagaimana dengan klub yang statusnya masih dalam proses hukum karena dualisme?
seandainya yang menang adalah klub yang berada di kompetisi breakaway league apakah otomatis klub yang ada di IPL masuk sebagai anggota PSSI?

yang kedua... terkait pandangan "negatif" pemerhati sepakbola tanah air tentang kompetisi IPL
dimana dinyatakan bahwa itu merupakan reset kompetisi.. untuk menuju arah profesionalisme

tapi terkait berita disini :

Code:
http://www.goal.com/id-ID/news/1387/...iikuti-24-klub
ada kalimat : Sedangkan PSMS dan Persebaya disebabkan punya pendukung banyak, sejarah, serta keinginan dari sponsor. Sementara Bontang FC dipilih karena terbaik dari klub yang degradasi.”

itu benar pernyataan dari anda pak Djohar?

kalau iya kenapa justru untuk reset kompetisi pakai alasan tsb?

lalu kemana hasil verifikasi dari AFC yang menyatakan 6 klub lolos verifikasi dari AFC dimana "Poin badan hukum dan audit (keuangan) bernilai tinggi. Keenam tim itu dinyatakan profesional karena mampu melengkapi 15 poin yang disyaratkan sebagai klub profesional.

yang terakhir...

bagaimana sosok Pak Djohar Arifin menilai "rivalitas" antara Arifin Panigoro vs Nirwan Bakrie di sepakbola tanah air??

itu saja pertanyaaan dari saya .. maaf kalau terlalu panjang

dan yang terakhir saran saja buat kepengurusan PSSI baru (walau kemungkinan besar tidak akan dilakukan oleh Pengurus PSSI baru) :

1. segera hentikan dua kompetisi yang sedang berlangsung yaitu ISL & IPL
2. peserta Kongres sesuai dengan peserta KLB Solo
3. lalukan rekonsiliasi dan buat produk hukum baru di PSSI melalui Kongres
4. baru pembahasan kompetisi reset dari 0 mengacu hasil verifikasi AFC/FIFA

Djohar_Arifin :

1. Peserta kongres adalah sesuai dengan pasal 23 statuta PSSI. Jadi tidak ada yg berubah. Dan peserta diambil dari kompetisi yg dibawah kontrol PSSI. Ini sesuai dengan perintah FIFA dan statuta PSSI.

2. AFC telah memberi tenggat waktu 3 tahun kepada PSSI untuk menjadikan semua klub menjadi profesional sejak tahun 2008, jatuh temponya tanggal 14 Oktober 2011. Ternyata tidak ada 1 klub pun yg memenuhi kriteria yg diminta oleh FIFA. Kriteria yg dimaksud adalah:

1. Mempunyai badan hukum, dokumen yg diakui negara
2. Mempunyai infrastruktur, seperti stadion dll
3. Mempunyai dana pendukung
4. Manajemen profesional
5. Supporting, pembinaan berjenjang usia muda.

Ternyata tidak ada satu klub pun yg memenuhi kriteria tersebut. Maka AFC mengatakan semua klub anggota PSSI tidak peduli divisi manapun boleh menjadi klub profesional asal memenuhi kriteria di atas.
Artinya klub tidak dipandang lagi dari level mana dia kompetisi sebelumnya. Jadi klub divisi 3 pun kalau memenuhi syarat bisa ikut kompetisi profesional.
jadi jangan heran ada klub yg berada di bawah pada kompetisi yg lalu, bisa berada di level atas karena penilaian AFC mereka mempunyai poin yg tinggi terhadap 5 kriteria tersebut.

3 Saya sangat berharap kedua tokoh sepakbola ini bisa kita satukan. Alangkah dahsyatnya ya sepakbola Indonesia, saya berusaha untuk ke sana. Tetapi jika ada detikers yg bisa menyatukan tentu lebih baik.

---------------------------------------------------

awanbiru :

pak djohar, kenapa klub2 ISL ge dipecat dari keanggotaan PSSI ???

Djohar_Arifin :

hukuman ini memang tidak kita senangi, tetapi statuta FIFA dan PSSI memerintahkan menghukum klub yang tidak mau ikut kompetisi dibawah federasi.

---------------------------------------------------

copoers :

untuk pak djohar terima kasih telah membuka forum di detiksport.com....

saya ingin bertanya
1. bagaimana kesinambungan program PSSI dari daerah sampai nasional....???
2. klub2 yang ikut di ISL atau IPL seperti persija, arema, dan persebaya.... haruskah memiliki nama baru....??
3. kebanyakan antek2 PSSI dulu ada di ISL,,, bagaimana tindakan PSSI...??
4. apakah KLB bisa menggulingkan PSSI seperti penggulingan Mas Nurdin,,,, apa kekuatan yang dimiliki PSSI...???
5. Saya mendukung PSSI dan menonton IPL,,, usahakan Milan datang ke Indonesia donk,,, Om Djohar......!!!!!!!


untuk detik,,, tolong di rangkum hasil diskusi.....
agar saya bisa membaca lebih mudah di detiksport.com/sepakbola

thanks.....

Djohar_Arifin :

1. Kita sudah undang semua pengprov dan klub untuk segera melaksanakn program utama kita yaitu kompetisi masing-masing. Seperti selama ini pemprov dan pencab dan klub banyak yang tidur karena kompetisi tidak ada tetapi sekrang ini memutar seleuruh jenjang kompetisi dari IBL divisi utama divisi satu divisi 2 divisi 3 dan suratin cup diharapkan bulan februari ini, semua sudah berputar di seluruh tanah air. Bayangkan betapa bergeloranya susana ini dan tentu para pemain-pemani didaerah akan giat berlatih untuk memperkuat klubnya masing-masing. Memang handicup yang ada terutama dana tetapi kami berusaha membantu dana penyelenggaraan.

2. Persija Arema dan PSMS tidak perlu ganti nama tetapi kedua pengurus yang melembutkan hatinya. Untuk membangun sepakbola di klubnya masing-masing. Tidak ada yang untung dari perpecahan itu dan malah semuanya rugi. Alangkahnya hebatnya kalau kedua kubu bisa bersatu.

3. Memang antek2 pengurus lama masih bercokol di ISL dan pemprov. Mereka belum ikhlas dan belum sadar bahwa pengurus lama sudah ganti. Oleh karen itu demi lancarnya program2 PSSI di daerah maka pemprov yang tidak mau melaksanakan program ya.. kita bekukan.

4. Untuk melaksanakan kongres apa saja di PSSI harus ada persetujuan FIFA. FIFA dalam suratnya dengan tegas mengatakan tidak mengizinkan adanya KLB.

5. Insya Allah Inter Milan akan bermain di Jakarta pada tanggal 24 dan 26 Mei 2012. Inter Milan hanya tur ke Indonesia. Setelah itu kembali ke Italia. DI Jakarta bermain melawan liga selection dan Timnas PSSI.

------------------------------------------------------

tinung :

Pak Johar, dulu ada yg beranggapan PSSI telah melakukan kesalahan karena disetir pihak dari luar struktural PSSI, apakah sekarang PSSI tidak mengulangi kesalahan yg sama???

Djohar_Arifin :

Insya Allah tidak. Karena inilah kesempatan saya membangun sepak bola Indonesia. Selama ini saya selalu diminta sebagai pembicara di seminar-seminar sepak bola di tanah air. Saya mengangkat konsep membangun sepak bola Indonesia dan usulan-usulan kepada pengurus PSSI.

Alhamdulilah sekarang saya yg mengendalikan PSSI, tentu inilah kesempatan saya untuk melaksanakan konsep-konsep yg telah lama saya siapkan.

05 October 2011

My 8th Wedding Anniversary


8 tahun usia pernikahan mungkin orang bilang usia pernikahan yang masih se-umur jagung, mungkin belum terasa pahit dan getirnya badai rumah tangga. Namun tidak bagi saya, 8 tahun usia pernikahan saya merupakan 8 tahun yang penuh dengan cobaan, iya... penuh dengan cobaan. Setelah menikah kami harus hidup mandiri, jauh dari bimbingan orang tua, jauh dari saudara, karena harus meninggalkan kampung halaman untuk kembali bertugas di KPPN Timika, Papua. Kami sepasang suami istri dengan usia belia, dipaksa untuk hidup di daerah terpencil dengan cobaan hidup yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya, kesulitan untuk mendapatkan air bersih, harga kebutuhan pokok yang mahal, suasana lingkungan sosial yang masih baru dan kurang kondusif, serta ancaman penyakit malaria yang siap menyerang setiap saat. Kami coba untuk bertahan, namun saat bulan ke delapan istri saya pun tak sanggup lagi menjalani hidup yang serba susah di timika, dan karena kasihan akhirnya istri saya titipkan kepada mertua di Jakarta.

Dan mulailah kami hidup berjauhan, istri di Jakarta dan saya di timika, inilah saat-saat yang berat untuk kami jalani, setiap hari didera rasa kangen yang melanda, setiap hari harus merasakan rindu yang amat berat, sementara pada saat itu komunikasi masih sangatlah mahal harganya, sekali beli pulsa 100 ribu hanya bisa dipakai untuk 1 sesi pembicaraan. Waktu terasa berat dan lama untuk kami lewati, mencoba bertahan dan bersabar atas ujian hidup berumah tangga yang mungkin jarang dialami oleh pasangan muda se-usia kami. Setelah penantian yang cukup lama, setelah hampir 4 tahun hidup terpisah akhirnya secercah harapan datang juga, sebuah surat keputusan memindahkan saya untuk pindah tugas ke Samarinda, kalimantan timur.
Di Samarinda, akhirnya kami bisa berkumpul kembali dan merasakan hidup layaknya sepasang suami istri yang normal, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah kami bisa berkumpul kembali, akhirnya di usia 4 tahun perkawinan kami, Allah meng-anugrahi seorang bidadari kecil, se-orang anak yang telah lama kami nanti-nanti. Selama hampir 5 tahun hidup di samarinda, banyak lah pula suka dan duka dalam rumah tangga yang kami alami, terpaan badai dan gelombang kadang-kadang muncul menerpa biduk rumah tangga yang kami jalani. Tuntutan berbagai kebutuhan hidup yang meningkat mendera sisi financial rumah tangga kami, harga sewa rumah yang tinggi di samarinda apalagi tanpa subsidi dari pemerintah, sangatlah mengacaukan anggaran kami, yang kadang menimbulkan stress yang berujung pada pertengkaran. Namun dari pertengkaran demi pertengkaran selalu ada hikmah yang bisa kami petik dan menjadi pelajaran bagi kami berdua, dan memang demikianlah adanya hidup berumah tangga, karena nakhoda yang handal tidaklah datang dari laut yang tenang, nakhoda yang handal terlahir karena pernah mengalami ancaman badai dan terpaaan gelombang.

Dan kini, sampailah kami pada usia pernikahan kami yang ke-delapan, untuk merayakannya, tidaklah mampu saya menghadiahkan kepada istri saya cincin emas apalagi intan berlian, tidak ada juga makan malam romantis dengan candle light.... yang ada hanya ucapan syukur kami kepada Allah, karena telah menjaga keutuhan rumah tangga kami, yang telah memberikan ujian untuk pendewasaan hidup kami, dan kami berdoa agar kiranya kami dapat melangkah ke depan, dan menjalani hidup berumah tangga dengan lebih baik lagi... amien....

05 September 2011

06 February 2010

Jalan-jalan (Traveling) ke Puncak Bogor


Liburan ke Puncak Bogor mungkin hal yang biasa bagi orang-orang Jakarta yang memiliki kelebihan finansial, mereka mungkin biasa menghabiskan weekend-nya, hari sabtu dan minggu, untuk sekedar refreshing menghirup segarnya udara di puncak bogor. Apalagi jaraknya yang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta, tidak heran kalu setiap hari jumat sore atau sabtu pagi jalur tol jagorawi selalu padat dipenuhi mobil-mobil ber-plat jakarta yang menuju puncak bogor.

Lain halnya bagi orang-orang yang kemampuan finansialnya pas-pas-an, berlibur bersama keluarga ke puncak merupakan kegiatan yang cukup mahal yang mungkin untuk melaksanakannya perlu persiapan dan rencana yang matang, agar tidak terlalu banyak biaya dan tentunya bisa menikmati liburan dengan nyaman. Sudah lama sekali rasanya saya merencanakan liburan ke puncak bersama keluarga, dan alhamdulillah, jatah cuti tahun 2010 ini bisa saya gunakan untuk berlibur selama 3 hari di puncak bogor, dan pengalaman pertama kali travel ke kawasan puncak bogor ini rasanya perlu saya catat di blog ini, siapa tau berguna buat dikemudian hari.

Berangkat dari Jakarta saya memilih menggunakan Kereta Pakuan Ekspress ke Bogor. Alasan saya memilih menggunakan KRL Pakuan Ekpress karena dengan harga yang cukup terjangkau, Sebelas Ribu Rupiah, fasilitas lebih cepat dan lebih nyaman akan saya dapatkan. Saran saya agar lebih mendapatkan kenyamanan, hendaknya naik kereta dari Stasiun Gambir dan ambil jadwal kereta yang agak siang, jam 11 atau jam 1 siang, jangan kesorean, jadwal jam 2 siang ke atas kita akan mendapatkan KRL yang sudah penuh, khan gak enak dari Jakarta ke Bogor naik kereta-nya sambil berdiri....

Sampai di Stasiun Bogor, dan setelah melewati pintu pemeriksaan karcis, saya menghadapi tawaran-tawaran dari supir-supir angkot, saya bersikap tenang, se-akan-akan sudah terbiasa jalan-jalan ke bogor, karena penampilan yang canggung dan bingung akan menjadi sasaran empuk tipuan supir-supir angkot. Rencana saya sebelumnya adalah turun dari KRL langsung naik taksi menuju kawasan puncak, namun di stasiun bogor rupanya sukar untuk mendapatkan taksi. Maka terpaksa harus pake angkot. Dari Stasiun Bogor, naik angkot warna hijau nomor 03 ke terminal Baranangsiang, tarif per penumpang 2 ribu. Dari terminal Baranangsiang, naik angkot jurusan Baranangsiang - Suka Sari, tarif 3 ribu. Dari Suka Sari, naik angkot jurusan Suka Sari - Cisarua (angkot warna biru), tarif 3 ribu.

Setelah sampai kawasan puncak bogor, saatnya bingung memilih tempat penginapan. Terdapat banyak wisma, villa, hotel, cottage yang bisa di sewa, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di hotel Cisarua Indah, hotel yang letaknya tidak terlalu jauh dengan Taman Safari Indonesia. Hotel dengan tarif terjangkau yaitu 200 ribu rupiah untuk standard pada saat weekend dan 160 ribu saat weekday. Sebelah hotel terdapat tempat wisata kuliner yang menyediakan beragam kuliner yang murah meriah, dan yang menarik bagi saya adalah sate kelinci, hmmm... maknyuss nich... dan dekat dari itu ada warung makan milik pak haji kadir yang terkenal dengan sate kambing muda-nya... wich... ajiibbbb...

Hari pertama istirahat, hari kedua jalan-jalan ke Taman Safari, tarif dari hotel ke kawasan taman safari dengan menggunakan ojeg sebesar 10 ribu rupiah, dianter sampe depan loket. Di Taman Safari, disediakan bis khusus untuk berkeliling taman safari, dan supir bis merangkap sebagai tour guide. Setelah melihat-lihat hewan-hewan yang di lepas, berkeliaran bebas, kami kemudian menikmati atraksi-atraksi seru, seperti atraksi gajah yang main drama, atraksi pinguin, atraksi koboi wild-wild west yang merupakan atraksi yang pertama di Indonesia dan ketiga di asia, serta mengunjungi tempat wisata curug jaksa yang konon katanya yang mandi dari air curug jaksa bisa awet muda...

Hari terakhir, sebelum pulang ke Jakarta, saya menyempatkan jalan-jalan ke masjid Ath-Thawun, masjid yang terletak di Puncak Bogor, tarif dari hotel ke masjid At-Thowun dengan naik mobil colt minibus 5 ribu rupiah. Pulang dari At-Thowun mampir ke Tajur tempat pengrajin tas untuk beli oleh-oleh. Setelah itu check out dari hotel dan berangkat balik ke Jakarta, tidak lupa membeli oleh-oleh asinan khas bogor yang sueegerrr banget.... Rasanya puas banget bisa ngajak keluarga jalan-jalan ke Puncak Bogor, yach namanya juga Libur Kecil Kaum Kusam sebagaimana kaya lagunya Bang Iwan Fals, biar Ekonomis, yang penting Romantis...

UPDATE : 


  1. Tarif  angkutan yang tertulis berlaku waktu tulisan ini dibuat (tahun 2010), tarif angkutan yang berlaku sekarang sesuai peraturan tarif yang ditetapkan.
  2. Untuk kereta Jakarta - Bogor sudah tidak ada lagi kereta pakuan, yang ada commuter line, yang tarifnya sesuai ketentuan yang berlaku

06 January 2010

Tahun 2010, Gaji PNS Naik 5 Persen


Apakah judul posting di atas benar...? Jawaban saya mungkin, karena sebetulnya judul di atas juga baru saya baca di Koran Kaltim Pos edisi 6 Januari 2010 di kolom aparatur, jadi mungkin saja benar, atau juga mungkin saja salah. Sebagai seorang PNS yang bertugas di Departemen Keuangan saya sendiri belum bisa membenarkan pernyataan itu, karena kenaikan 5 persen pada Belanja Pegawai dalam APBN 2010 bukan berarti Gaji Pokok PNS kemudian akan naik 5 persen, karena selain gaji pokok, Belanja Pegawai dalam APBN juga dialokasikan dalam komponen-komponen penghasilan lainnya, seperti tunjangan struktural, tunjangan beras, uang makan PNS, uang lauk pauk TNI/Polri dan sebagainya.

Dari komponen-komponen yang saya sebutkan di atas, yang memang jelas alokasinya akan mengalami kenaikan pada tahun 2010 adalah Tunjangan Beras PNS, yang dengan PERDIRJEN Perbendaharaan No. PER-57/PB/2009 dinaikkan dari Rp 4.230 per kg menjadi Rp 4.950 per kg. Kemudian Uang Makan PNS pada tahun 2010 juga mengalami kenaikan dari Rp 15.000 per hari kerja, menjadi Rp 20.000 per hari kerja. Selanjutnya yang mengalami kenaikan juga Uang Lauk Pauk (ULP) TNI/Polri, yang menurut PER-51/PB/2009 pada tahun 2010 naik dari Rp 35.000 perhari menjadi Rp 40.000.

Kenaikan dari komponen-komponen Belanja Pegawai yang saya sebutkan di atas tentu saja masuk dalam hitungan kenaikan 5 persen belanja pegawai dalam APBN 2010, jadi kenaikan belanja pegawai dalam APBN 2010 tidak mutlak akan menaikkan gaji pokok PNS tahun 2010 sebesar 5 persen, bisa kurang... atau bisa saja lebih besar, atau bisa saja tidak ada kenaikan, karena kenaikan belanja pegawai sebesar 5 persen itu mungkin saja hanya di alokasikan ke komponen belanja pegawai lainnya, seperti uang makan, tunjangan beras, Uang Lauk Pauk dan komponen gaji lainnya... who knows...? Yang jelas untuk kenaikan gaji pokok harus menunggu Peraturan Pemerintah yang diterbitkan oleh Presiden, so... bagi Para PNS, selamat menunggu...

29 December 2009

Vonis Bebas untuk Prita Mulyasari

Setelah sempat ditahan selama 20 hari dan diharuskan membayar denda Rp 204 juta akibat kalah dalam kasus perdatanya melawan RS Omni Internasional, akhirnya Prita Mulyasari hari ini 29 Desember 2009 divonis bebas oleh majelis hakim pengadilan negeri Tangerang yang diketuai Arthur Hangewa. Majelis hakim mempertimbangkan bahwa e-mail yang ditulis Prita yang menyatakan soal pelayanan dokter yang menangani Prita, tidak bisa dinyatakan sebagai pencemaran nama baik RS Omni. Hakim berpandangan surat elektronik harus dilihat secara utuh, dan kronologis, serta tidak dilihat dengan sepenggal-penggal, sehingga majelis hakim memutuskan terdakwa kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional Prita Mulyasari, bebas dari segala dakwaan, membebaskaskan dari semua dakwaan dan memulihkan hak terdakwa serta nama baiknya.

Dari kasus Prita Mulyasari ada beberapa pelajaran dan hikmah yang dapat dipetik oleh berbagai pihak, masyarakat, aparat penegak hukum, dan terutama bagi pemerintah dan DPR selaku pembuat undang-undang ITE.

Pelajaran pertama dari kasus Prita adalah keadilan adalah sebuah keniscayaan, walaupun banyak orang beranggapan bahwa di negara ini keadilan tidak berpihak kepada yang lemah atau masyarakat kecil, namun jika masyarakat bersatu, mengeluarkan segenap tenaga untuk saling membantu menegakkan keadilan, suatu saat keadilan bagi masyarakat kecil atau lemah tentunya akan menjadi suatu keniscayaan. Hal ini terbukti, dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak seperti media, para blogger/netter/facebooker dan masyarakat lainnya yang memberikan dukungannya baik dukungan secara moral maupun material kepada Prita. Mungkin jika media tidak meng-ekspos kasus ini, kemudian blogger/netter/facebooker, dan masyarakat hanya berdiam diri, mungkin saja Prita Mulyasari nasibnya tidak seperti sekarang ini, dan tentu saja keadilan bagi dirinya tidak mungkin diperoleh.

Pelajaran kedua, yaitu pelajaran bagi aparat penegak hukum, bahwa sekarang ini aparat penegak hukum harus lebih berhati-hati dan menggunakan hati nurani dalam memandang suatu perkara, tidak hanya berpatokan pada aturan yang belum tentu mutlak kebenarannya, karena produk hukum yang dibuat manusia bukanlah suatu kebenaran mutlak yang tentunya akan ada cacat yang harus diperbaiki/direvisi, apalagi aturan yang digunakan untuk menjerat Prita adalah UU ITE yang masih baru penerapannya, yang tentunya makna yang terkandung di dalamnya belum dipahami secara mendalam oleh para aparat penegak hukum.

Pelajaran yang ketiga, bagi pemerintah dan anggota dewan yang membuat undang-undang, seharusnya peraturan itu dibuat untuk mengatur dan melindungi masyarakat bukan untuk merugikan dan mengekang kebebasan masyarakat. UU ITE khususnya pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik di dunia maya dianggap sangat mengekang kebebasan masyarakat berekspresi dalam dunia maya, sehingga apabila tidak dicabut atau direvisi akan banyak masyarakat yang dirugikan dan akan banyak kasus-kasus seperti yang dialami oleh Prita Mulyasari.

Dari pelajaran-pelajaran di atas, semoga kasus yang dialami Prita Mulyasari tidak lagi terjadi di negara ini, dan semoga UU ITE pasal 27 ayat 3 segera dicabut/direvisi agar masyarakat para netter, facebooker, dan tentu saja para blogger bisa bebas meng-ekspresikan pendapatnya dan menumpahkan segala keluh kesahnya di dunia yang tanpa batas ini, yaitu dunia maya...

28 December 2009

KASKUS Emang Beda Gan...!!!

Dah pada tau kaskus khan, Komunitas para aktivis dunia maya terbesar di Indonesia. Nah.. mungkin buat para kaskuser dah pada tau kalu header or navigation bar kaskus selalu berubah setiap ada event-event tertentu, inilah yang bikin kaskus berbeda dan tampilan-nya gak ngebosenin... nah buat yang belum tau dan pingin liat... cekidot gan...




Kalu ini tampilan navigation bar kaskus sehari-hari





tampilan navigation bar kaskus hari laut tanggal 8 Juni




tampilan navigation bar kaskus hari Bhayangkara tanggal 1 Juli




tampilan navigation bar kaskus Waktu Pemilu tanggal 5 Juli




tampilan navigation bar kaskus Hari Anak tanggal 23 Juli




tampilan navigation bar kaskus Hari RRI tanggal 11 September




tampilan navigation bar kaskus Hari Transportasi tanggal 28 September




tampilan navigation bar kaskus Hari Kesaktiaan Pancasila tanggal 1 Oktober




tampilan navigation bar kaskus Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober




tampilan navigation bar kaskus Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober




tampilan navigation bar kaskus Hari Hallowen tanggal 31 Oktober




tampilan navigation bar kaskus Hari Ultah Kaskus tanggal 6 November




tampilan navigation bar kaskus Hari Pahlawan tanggal 10 November




tampilan navigation bar kaskus Hari Anti Korupsi tanggal 9 Desember




tampilan navigation bar kaskus Hari Guru




tampilan navigation bar kaskus Hari Ibu tanggal 22 Desember




tampilan navigation bar kaskus Hari Raya Idul Fithri tanggal 1 Syawal




tampilan navigation bar kaskus Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah




tampilan navigation bar kaskus Hari Tahun Baru Islam tanggal 1 Muharram




tampilan navigation bar kaskus Hari Natal tanggal 25 Desember


Kalu ini Hari Libur Ngaskus

Gimana... dah pada tau khan, kaskus emang beda....



25 December 2009

Hati Kecil Saya untuk Bu Sri Mulyani



Hati kecil saya masih berharap mudah-mudahan hasil pemeriksaan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kasus Bank Century itu tidak seluruhnya benar. Sebab, kalau memang tidak ada yang salah, akibatnya akan sangat dramatis: kita bisa kehilangan menteri keuangan yang sangat kita banggakan. Seorang menteri, Sri Mulyani, yang reputasinya begitu hebat. Baik di dunia internasional maupun dalam mengendalikan keuangan negara. Secara internasional dia terpilih sebagai menteri keuangan terbaik di dunia dua tahun berturut-turut. Di dalam negeri dia dikenal sebagai menteri pertama yang berani mereformasi birokrasi di departemennya. Juga menteri yang sangat ketat mengendalikan anggaran negara. Bahkan, dialah satu-satunya menteri yang berani minta berhenti ketika ada gelagat pemerintah akan membela seorang konglomerat yang dia anggap tidak seharusnya dibela.

Hati kecil saya masih berharap, mudah-mudahan ada yang tiba-tiba mengatakan: kesimpulan BPK itu diperoleh dengan cara kerja yang kurang benar. Maka kita tidak akan kehilangan menteri keuangan yang pandainya bukan main itu. Pandai dalam ilmunya, pandai dalam menjelaskan pikirannya, dan pintar bersilat kata. Saya melihat kecepatan berpikirnya sama dengan kecepatan bicaranya. Kalau lagi melihat cara dia mengemukakan pikiran, seolah-olah otak dan bibirnya berada di tempat yang sama.

Hati kecil saya masih berharap, mudah-mudahan ada orang yang tiba-tiba menemukan data bahwa BPK telah salah ketik. Maka, kita tidak akan kehilangan menteri yang mampu rapat dua hari dua malam nonstop untuk menyelamatkan keuangan negara. Rapat itu tidak boleh berhenti karena lengah sedikit berakibat pada kebangkrutan ekonomi nasional. Rapat itu tentu melelahkan karena angka-angkalah yang akan terus berseliweran. Angka-angka yang rumit: kurs, suku bunga, devisa, likuiditas, rush, neraca perdagangan, stimulus, dan seterusnya. Angak-angka itu saling bertentangan, tapi menteri tidak boleh memilih salah satunya. Dia harus membuat keputusan yang harus memenangkan semua angka yang saling merugikan itu. Padahal, dia baru saja tiba dari Washington, AS, untuk berbicara di forum KTT G-20 yang amat penting itu. Di Washington dia tahu bahayanya ekonomi dunia. Tapi, dia mampu memikirkan keuangan internasional sekaligus keuangan nasional dalam waktu yang sama di belahan dunia yang berbeda. Dia harus menghadiri KTT G-20 di Washington saat itu saat rupiah tiba-tiba melonjak menjadi Rp 12.000 per dolar AS. Dia harus tampil cool di forum dunia yang Singapura pun tidak boleh ikut di dalamnya itu sambil tegang bagaimana harus mengendalikan rupiah yang sudah membuat warga negara Indonesia panik semuanya.

Dialah menteri yang datang ke Washington hanya untuk mengemukakan pikiran briliannya dan harus langsung kembali ke tanah air pada hari yang sama untuk mencurahkan perhatian pada ekonomi yang hampir bangkrut itu.

Hati kecil saya masih berharap, mudah-mudahan ada orang yang mengatakan bukan dia yang harus bertanggung jawab. Tapi, ada pihak lainlah yang harus mendapat hukuman. Kalau tidak, kita akan kehilangan seorang menteri yang di saat ibu kandungnya, Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko, sedang sakit keras menjelang ajalnya, dia tidak bisa menengok sekejap pun. Dia memilih mencurahkan segala pikiran, tenaga, dan emosinya untuk menyelamatkan ekonomi bangsa ini. Dia tidak bisa menjenguk ibu kandungnya yang jaraknya hanya 45 menit penerbangan di Semarang sana. Dia harus mencucurkan air mata untuk dua kesedihan sekaligus: kesedihan karena ibundanya berada di detik-detik akhir hidupnya dan kesedihan melihat negara dalam bibir kehancuran ekonomi. Dua-duanya tidak bisa ditinggal sedetik pun. Rupiah lagi terus bergerak hancur dan detak jatung ibunya juga lagi terus melemah. Dan, Sri Mulyani memilih menunggui rupiah demi nyawa jutaan orang Indonesia.

Maka hati kecil saya masih berharap ada data di kemudian hari bahwa kebijaksanaan itu sendiri tidak salah. Sebab, sebuah kebijaksanaan bisa diperdebatkan salah benarnya. Saya masih berharap yang salah itu dalam pelaksanaan kebijaksanaannya. Yakni, saat mendistribusikan uangnya yang Rp 6,7 triliun itu. Dan saya sangat-sangat yakin dia tidak mendapatkan bagian serupiah pun.

Maka saya sangat bersedih karena sampai hari ini belum ada satu pihak pun yang berhasil mengatakan bahwa hasil pemeriksaan BPK itu salah. Belum ada yang membantah bahwa hasil pemeriksaan BPK itu keliru. Semua masih mengatakan, hasil pemeriksaan BPK itu menunjukkan bahwa dia bersalah dalam mengambil keputusan. Dan hukum harus ditegakkan.

Sumber : Catatan Dahlah Iskan


02 November 2009

MEMBELA KPK


Ada yang aneh pagi ini, ketika saia membuka fesbuk dan melihat status temen saia, tertulis dalam status sang temen, Dukung Polisi dan Kejaksaan... hmmm suatu kontroversi menurut saia. Di tengah gencarnya aliran dukungan dari tokoh-tokoh bangsa, ahli dan praktisi hukum dan para facebookers kepada Bibit dan Chandra -dua pimpinan KPK yang ditahan Polisi-, sang temen malahan balik mendukung Polisi dan Kejaksaan.

Menurut saia sah-sah aja sang temen mau mendukung polisi ataupun kejaksaan, karena negara kita bebas untuk mengungkapkan pendapat. Namun saia gak mengerti pola pikir temen saia ini, apakah dia hanya sekedar membuat kontroversi atau dia punya dasar atau alasan yang kuat untuk membela polisi. Sejauh ini sejak penahanan Bibit dan Chandra tanggal 30 Oktober 2009, sudah banyak tokoh-tokoh bangsa dan ahli serta praktisi hukum yang siap pasang badan membela KPK (dalam hal ini mereka menjadi jaminan penangguhan Bibit dan Chandra). Dan gerakan 1.000.000 Facebookers mendukung Bibit dan Chandra pada saat saia liat pagi ini telah menunjukkan angka 300.000 lebih. Namun sang temen malahan membela polisi dengan alasan yang gak jelas, sama gak jelasnya seperti alasan polisi menahan Bibit dan Chandra.


Temen saia mengatakan, bahwa kecendrungan bangsa ini selalu mendukung orang yang tertindas, jadi alasan ribuan facebookers, tokoh bangsa, ahli dan praktisi hukum membela KPK lantaran KPK sedang dizolimi oleh polisi. Ya ampun... dangkal sekali pemikiran kawan saia ini, memang saia akui kalo bangsa kita cenderung membela orang yang teraniaya atau dizolimi, dan itu memang harus, namun dibalik alasan itu, para pembela KPK punya alasan yang sangat kuat untuk mendukung KPK. Para Tokoh bangsa, ahli dan praktisi hukum rela pasang badan untuk KPK karena alasan yang lebih kuat dan jelas dimana mereka membela orang yang ditahan Polisi karena alasan yang tidak jelas, karena tuduhan polisi yang plintat plintut, karena arogansi polisi yang ingin mengkerdilkan KPK dan lebih dari itu mereka ingin kebenaran terkuak dan menang.

Saia bukan ahli atau praktisi hukum dan saia gak ngerti tentang hukum, namun saia melihat ada kejanggalan dalam kasus penahanan Bibit dan Chandra, 2 pimpinan KPK yang ditahan dengan tuduhan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang. Dan disini saia tidak mengungkapkan alasan kenapa saia membela mereka, namun satu yang menjadi harapan saia dan mungkin harapan bangsa, yaitu terkuaknya kebenaran dan kemenangan bagi pembela kebenaran.