Showing posts with label Ruhaniyat. Show all posts
Showing posts with label Ruhaniyat. Show all posts

24 January 2017

ARCHERY CLUB

Memanah saat ini menjadi olahraga yang sedang digandrungi, olahraga ini merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana hadits Dari Abi Rafi’, dia bertanya,”Ya Rasulullah, apakah ada kewajiban atas kita terhadap anak kita, sebagaimana kewajiban anak kepada kita?”. Rasulullah SAW menjawab,”Ya, hak anak atas ayahnya adalah diajarkan membaca, berenang dan memanah”. (HR Bukhari Muslim). 
Dan memanah merupakan hiburan dan permainan yang disunnahkan sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hiburan kecuali dalam tiga hal; seorang laki-laki yang melatih kudanya, candaan seseorang terhadap isterinya, dan lemparan anak panahnya. Dan barangsiapa yang tidak memanah setelah ia mengetahui ilmunya karena tidak menyenanginya, maka sesungguhnya hal itu adalah kenikmatan yang ia kufuri.” (HR. Nasa’i – 3522) dan Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR. An-Nasa’i).
Dan saat ini banyak bermunculan klub-klub memanah atau Archery Club, salah satunya Saad Bin Abi Waqqosh Archery Club, club memanah yang didirikan oleh beberapa guru TPA di daerah Jakarta Barat ini, selain dibentuk dan dikembangkan untuk menghidupkan kembali olahraga sunnah, club memanah ini juga bertujuan agar masyarakat muslim memperoleh manfaat dari olahraga memanah, manfaat olahraga memanah antara lain yaitu : menjaga fleksibilitas otot jari tangan, lengan, hingga pundak, melatih keawasan atau ketajaman pandangan mata, dan melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Selain itu juga bisa melatih konsentrasi dan fokus, menjaga kesabaran, juga membiasakan kita agar selalu berpikir positif.

Saad Bin Abi Waqqosh Archery Club
Archery Club yang biasa mengadakan pelatihan di Lapangan SMP Al-Isro, Komplek Masjid Raya Al-Isra, Jakarta Barat, memberilkan pelatihan memanah bagi anak-anak, komunitas remaja masjid, pemuda karang taruna, dan yayasan/perusahaan yang ingin mendapatkan pelatihan memanah. Biaya pelatihan cukup murah, Rp 50.000 per orang untuk 4 kali pertemuan. Di samping itu, Club memanah ini juga menyediakan alat-alat latihan memanah seperti Busur, Anak Panah, Target dan perlengkapan lainnya dengan harga yang cukup murah, karena alat-alat tersebut dibuat sendiri alias hand made.

Anak Panah hand made
Anak panah kualitas lokal dijual Rp 240.000 per lusin, atau Rp 20.000 per batang. Sedangkan anak panah kualitas impor dengan Speknya ujungnya besi, batang nya bambu petung, vanes bulu angsa, nock plastik fiber dijual Rp 540.000 per lusin, atau Rp 45.000 per batang.

Anak Panah Impor
Untuk busur dijual dengan kisaran harga Rp 200.000 sampai dengan Rp 400.000 sesuai dengan kualitas dan jenis bahan.

Busur Rp 200.000

Busur Rp 300.000

Busur Rp 400.000
Jika anda berminat untuk mengikuti pelatihan memanah, untuk anak-anak, remaja masjid, pemuda karang taruna, yayasan/perusahaan, atau berminat untuk membeli peralatan memanah dengan dengan harga terjangkau, sila hubungi Saudara Nano, Archery Club Saad Bin Abi Waqqosh, WA : 0815 7415 0702

14 September 2015

FASE-FASE MENUJU KIAMAT

FASE 1 : 
Munculnya Bencana Alam Yang Tak Diduga.
(Taufan, Tsunami, Gempa, Gunung Berapi dll)
 
FASE 2 :
Fitnah Dan Konflik Di Negara Syam Serta Global.
(Penghapusan Islam, Propaganda Memburukan Islam, Perperangan dll)
 FASE 3 :
Bencana Dasyat Diturunkan Kemuka Bumi Sehingga Dunia Kembali Kezaman Peradaban Silam Tanpa Teknologi. (Hentaman Meteor Yang Dasyat Sekaligus Merusakan Sistem Teknologi Dan Ekosistem Bumi. Kemusnahan Dan Kerusakan Paling Dasyat Dalam Sepanjang Sejarah Manusia)
FASE 4 : 
Munculnya Pemimpin Islam Yang Dinanti.
(Imam Al-Mahdi As Bagi Memimpin Dan Menegakan Tentera & Umat Islam)
FASE 5 :
Lepasnya Raja Yang Di Agongkan Yahudi.
(Al-Masih Dajjal Memimpin Tentera Kaffir)
FASE 6 :

Pengujian Iman Menghadapi Dugaan Sepanjang Penaklukan Raja Kegelapan, 1 Tahun 2 Bulan & 7 Hari.
(Penjelajahan Dajjal Keseluruh  Kota-kota Besar Diseluruh Dunia Kecuali Mekkah & Madinah Al-Munawarrah Di Sokong Segerombolan 70,000 Tentera)
 
sumber : 

19 August 2015

PARADE TAUHID, Sebuah Ungkapan Syukur dan Upaya Menyatukan Umat

[Ahad, 16 Agustus 2015] Ratusan ribu umat Islam dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Parade Tauhid Indonesia (PTI) yang diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta.

Sekitar pukul 06.30 pagi massa dari berbagai elemen Umat Islam sudah mulai berdatangan dan berkumpul di Pintu 7 GBK Senayan, Jakarta.


Setelah itu ratusan ribu umat Islam ini melakukan long march mulai dari Pintu 7 Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran HI. 


Kibaran bendera merah putih mewarnai Parade Tauhid yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun kemerdekaan Indonesia. 

Di barisan depan long march Parade Tauhid tampak ustadz Muhammad Arifin Ilham, Habib Muhammad Rizieq Shihab, KH Abdur Rosyid Syafi'i, dai Papua Ustaz Fadlan Garamatan.
Parade Tauhid Indonesia ini merupakan sebuah ungkapan syukur atas kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 70 dan sebuah upaya untuk menyatukan umat Islam di Indonesia.

Melihat antusiasme umat dan manfaat dan maslahatnya untuk umat Islam, rencananya Parade Tauhid Indonesia ini akan digelar setiap tahun, dan diagendakan sebagai acara silaturahmi dan upaya memperkuat ukhuwah umat Islam di Indonesia.

sumber : 

07 August 2015

MP3 JUZ 30 SYEIKH MISHARI RASYID AL-AFASY



Sheikh Mishary bin Rashid Al-Afasy Mishary Rashid Ghareeb atau Mohammed Rashed Al-Afasy adalah Qari Kuwait internasional, ia lahir di Kuwait pada 5 September 1976 (Minggu 11 Ramadhan 1396 H).

Ia belajar Quran di College of the Holly Quran dan Studi Islam di Universitas Islam Madinah (Kerajaan Arab Saudi), dalam spesialisasi 'sepuluh bacaan dan terjemahan Al-Qur'an ". Dia telah belajar qiro'ah Quran kepada Sheikh Ahmed Abdulaziz Al-Zaiat, Syekh Ibrahim Ali Shahata Al-Samanodei, dan Cheikh Abdurarea Radwan. Dia terkesan sejumlah ulama besar Quran.

Bagi sebagian masyarakat di Indonesia mungkin suara beliau sudah sering terdengar dan tak asing lagi. Suara lantunan beliau ketika membaca Al-Qur'an sangat merdu, dan terasa sekali beliau melantunkannya dengan penuh rasa takut kepada Allah, sehingga kita yang mendengar pun terasa hanyut dan bergetar hati kita.

Download MP3 Juz 30 Syeikh Mishary Rasyid Al Afasy



FILE CONTENT :




13 April 2011

Memandang Wanita dengan Pandangan Iman

Akhir-akhir ini banyak kita temui dan melihat dengan mata kepala sendiri baik di jalan maupun di pusat perbelanjaan anak-anak gadis yang menggunakan celana pendek yang mempertontonkan auratnya (pahanya), yups... memakai celana pendek dengan memamerkan paha bagi anak-anak gadis sekarang adalah gaya, mode, dan trends yang wajib untuk diikuti, coz jikalau gak ikut-ikutan bisa dianggap kurang gaul, gak modis dan bisa juga di cap 'kampungan'. Sementara di sisi lain kita juga melihat banyaknya perempuan-perempuan muslim yang menggunakan jilbab namun tetap menggunakan pakaian yang ketat yang secara jelas mempertontonkan lekuk tubuhnya, dan tentu saja alasan mereka mengenakan pakaian ketat itu adalah agar kelihatan lebih modis.

Jika kita melihat dengan pandangan nafsu, tentu saja gaya berpakaian wanita-wanita sekarang yang memperlihatkan auratnya akan nikmat dan sedap dipandang oleh mata para pria, namun pernahkah kita sebagai pria melihatnya dengan pandangan iman...? Jikalau kita sebagai pria memandang wanita yang menggunakan pakaian yang mempertontonkan auratnya dengan pandangan iman, maka yang muncul dalam hati dan pikiran kita bukanlah nafsu, melainkan rasa kasihan dan sedih, kenapa timbul rasa kasihan dan sedih...? karena selama para wanita itu mengumbar auratnya, selama itu pula mereka menambah dosanya, dan menambah dosa para pria yang bernafsu melihatnya. Dari rasa kasihan dan sedih itu maka hati kita akan mendoakan mereka, agar kiranya Allah memberikan kepada mereka hidayah untuk menyesali segala kesalahannya dan bertaubat, serta mengganti pakaiannya sesuai perintah Allah dan Rasul-Nya yaitu menggunakan baju muslim .

Berikut ini adalah doa ketika melihat wanita yang menggunakan pakaian yang membuka aurat :

Allahumma inni a'udzubika min fitnatinnisa, wa min fitnatin dunia, wa min adzabil qobri, wa min adzabin nar (artinya : Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah wanita, dan fitnah dunia, dan dari azab kubur serta azab api neraka)

Berikut ini adalah doa ketika melihat wanita yang menggunakan jilbab dan menutup auratnya dengan sempurna :

Allahumma inni as aluka mar'ata, mar'atus sholihah (artinya : Ya Allah, anugrahkan lah aku pasangan yang sholihah)



05 September 2009

Bersikap Positif dalam Berdoa


Dalam kehidupan ini yang namanya manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, baik masalah kecil maupun besar, baik masalah dalam kehidupan pribadi, keluarga atau bahkan dalam berbangsa dan bernegara, pendek kata selama manusia hidup, ia akan dihadapkan dengan berbagai masalah, bahkan ada suatu ungkapan yang menyatakan "Kalo mau gak punya masalah, mendingan gak usah hidup". Masalah dalam kehidupan seorang muslim terkadang merupakan suatu bentuk ujian atau cobaan hidup yang diberikan oleh Allah dalam rangka meningkatkan kualitas kadar iman dan taqwa di hadapan Allah. Namun, masalah yang menimpa seorang muslim bisa juga sebagai peringatan kecil dari Allah atas kelalaian manusia agar manusia kembali sadar akan kesalahannya.

Allah Maha Rahman.. Dia memberikan masalah, dan Dia menawarkan kepada manusia untuk menyelesaikan segala masalah hidupnya, dengan memerintahkan manusia agar berdoa kepada-Nya sebagaimana Firman Allah "Berdoalah, niscaya akan Aku kabulkan". Oleh karena itu apapun dan seberapa besarpun masalah yang kita hadapi, hendaknya kita berdoa kepada Allah, karena Allah adalah sebaik-baiknya penyelesai masalah. Dan bagaimana agar doa kita terkabul, dan masalah kita dapat terselesaikan, maka hendaknya kita memiliki sikap positif dalam berdoa, yaitu berprasangka baik kepada Allah bahwa semua doa yang kita panjatkan akan dikabulkan, karena dalam hadits Qudsi Allah berfirman "Aku sebagaimana prasangkaan hamba-Ku" maka jika kita berprasangka semua doa akan terkabul, maka insya Allah doa kita akan terkabul.

Agar timbul sikap positif dalam berdoa, hendaknya juga kita penuhi adab-adab dalam berdoa yaitu:

Makan dan minum dari rezeki yang Halal
Sebab segala barang haram yang kita gunakan dan kita makan, akan menolak semua doa yang kita panjatkan.

Berdoalah dengan menyebut Asma'ul Husna
Asmaul Husna adalah 99 nama-nama yang baik yang dimiliki Allah, seperti Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik dan seterusnya. Maka apabila kita menyebut Asmaul Husna dalam doa kita, sama seperti kita sedang merayu-rayu Allah dengan iringan pujian-pujian kepada Allah, dan Allah senang dengan pujian-pujian, semakin banyak kita memuji, semakin Allah senang, dan tentunya semakin besar peluang doa kita dikabukan oleh-Nya.

Berdoalah diwaktu dan tempat-tempat yang Ijabah
Waktu ijabah doa diantaranya adalah, ketika 1/3 malam terakhir (dalam tahajud), diantara azan dan iqomat, ketika sahur, ketika berbuka, setelah sholat wajib, ketika berpuasa.

Berdoalah dengan perasaan rendah di hadapan Allah
Akuilah segala kelemahan kita dihadapan Allah ketika berdoa. Dan berdoalah dengan menyertakan hamdalah, sholawat dan istighfar di awal dan akhir dari doa kita.

Setelah kita memenuhi semua adab dalam berdoa, dan bersikap positif dalam doa, maka kita serahkan keputusannya kepada Allah sebagai sebaik-baik pemberi keputusan. Jika doa-doa kita belum terkabul, janganlah pernah kecewa terhadap keputusan Allah, karena yang mengetahui kebaikan bagi diri kita hanyalah Allah, baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Dan yakinlah semua doa-doa yang kita panjatkan menjadi amal sholeh, baik yang terkabul maupun yang tidak terkabul.

08 May 2009

Cahaya Iman

Keadaan manusia pada saat ini diibaratkan seperti seorang manusia yang berada dalam kamar yang gelap. Begitu gelapnya, sehingga apa bila dihadapannya diletakkan hal-hal yang dapat membinasakan dirinya seperti seekor ular berbisa ataupun kalajengking ia tidaklah merasa takut karena ia tidak tahu apa yang ada dihadapannya. Sebaliknya jika dhadapannya diletakkan hal-hal yang sangat berharga seperti emas, intan dan berlian, ia pun tidak akan merasa tertarik, karena ia tidak dapat melihat emas, intan dan berlian yang ada dihadapannya. Ketika ada secercah cahaya yang dapat menerangi kamar itu, maka segera kondisi akan berubah, ketika dengan cahaya itu terlihatlah apa yang ada dihadapannya, maka ia akan merasa takut jika dihadapannya ada ular yang berbisa atau kalajengking yang siap menerkamnya. Dan sebaiknya, jika dengan cahaya itu akan terihat oleh kedua matanya setumpuk emas, intan dan berlian, maka ia akan segera mengambilnya karena menganggap hal yang ada didepannya merupakan barang berharga yang tinggi dan mahal harganya.

Begitulah Ulama-ulama memperumpakan keadaan umat pada saat ini. Ketika tidak ada iman dalam hati seseorang, maka tidaklah ia merasa takut untuk melakukan hal-hal maksiat, hal-hal yang keji, hal-hal yang dilarang agama yang apabila ia melakukannya ia akan memperoleh hukuman berupa siksa dari Zat yang Maha Adil. Dan bila diperintahkan kepadanya untuk berbuat amal agama yang membawanya kepada kebahahagiaan yang hakiki, ia merasa tidak tertarik sama sekali. Baginya mengamalkan agama adalah perbuatan bodoh yang hanya membuang-buang waktu.

Namun akan lain halnya bila ada iman didalam hati seseorang, semakin banyak iman dalam hati seseorang, maka akan semakin manis ia merasakan nikmatnya ibadah, nikmatnya mengamalkan agama. Bangun malam kemudian ber-tahajud adalah hal-hal yang paling dinantikan, karena itulah saatnya ia ber-asyik masyuk dengan Rabb-nya, menumpahkan segala kerinduannya sebagaimana kekasih yang merindukan pujaan hatinya. Membaca kalam Ilahi adalah kenikmatan tiada tara, layaknya seorang kekasih yang sedang membaca surat cinta dari belahan jiwanya, penuh konsentrasi dan penuh penghayatan, sehingga kadang ia menangis dan terkadang kegembiraan terpancar dari wajahnya.

Iman dalam hati manusia tidaklah datang dengan sendirinya, harus diusahakan, sebagaimana uang yang ada dalam kantong. Semakin ia berusaha dan banyak mengorbankan waktunya untuk mengusahakan iman, maka semakin banyak iman yang didapatkan. Iman juga tidaklah sekedar ucapan dimulut, orang yang mengaku-ngaku dirinya beriman maka akan segera datang ujian, karena Allah tidak akan membiarkan seseorang itu mengaku beriman tanpa ujian, sebagaimana umat-umat terdahulu diuji.

Bersegeralah mengusahakan iman... Iman yang sebesar biji zarrah akan dihargai dengan surga yang luasnya sepuluh kali luas langit dan bumi. Usahakan iman selama hayat dikandung badan, sampai helaan napas terakhir pun haruslah diakhiri kalimat Iman, karena siapa saja diakhir hayatnya mengucapkan kalimah iman, maka telah dijaminkan baginya surga. Bagaimana bentuk usaha iman...? Usaha mendatangkan iman dalam hati adalah banyak membicarakan kebesaran Allah, "Fa aktsiiru min qouli La Ilaaha Illallah" begitulah Nabi Muhammad yang mulia mengajarkan kepada kita. Dalam setiap helaan nafas ingatlah Allah yang telah memberikan nikmat udara, dan pikirkan seandainya Allah menghentikan nikmat udara sebentar saja. Dalam setiap pandangan ingatlah kebesaran Allah yang telah menciptakan dan memelihara semua yang ada di tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi. Matahari yang besar diciptakan oleh Allah, dan semut yang kecilpun diciptakan Allah. Selalu lah memikirkan ciptaan-ciptaan Allah, dan pujilah Allah atas Ke Maha Besaran-Nya, Ke Maka Kuasaan-Nya, maka akan mendatangkan iman dalam hati, dan dengan iman inilah akan mendorong kita untuk mampu beramal agama. Wallahu a'lam Bis-showab...

31 December 2008

Nahnu Jundullah (Kami Tentara Allah).....



Lihatlah Saudaraku....
Kami adalah Generasi Jundullah
Kami adalah generasi berjiwa Mujahadah
Yang selalu merindukan untuk menjadi Syuhada
Jangan Lihat kepal kecil jari-jari kami...
Tapi lihatlah semangat kami, jiwa Intifadhah kami
Karena hidup kami adalah Jihad,
Cita-cita tertinggi kami adalah syahid
Lihatlah saudaraku...
bahwa surga selalu mendamba dan merindu kedatangan jiwa-jiwa kami
dan kami pun rindu untuk mendapatkan tatapan ridho Rabb kami
Jangan bersedih melihat tetes darah yang tertumpah
tumpahan darah, tetesan keringat dan air mata
adalah saksi kesungguhan kami
untuk menjadi tentara Rabbani
La tahzanu Ya Ikhwati inni syahidun Li hayaati...

04 December 2008

Selesaikan Masalah dengan Sholat


Yang namanya masalah gak akan jauh dari kehidupan manusia. Setiap orang punya masalah, dari masalah yang ringan sampai masalah yang berat, dari yang kecil sampai yang besar. Dari rakyat sampai pejabat, dari pengangguran sampai anggota dewan, dari tukang gali sumur sampai tukang insinyur, dari tukang sendal sampai jenderal, dari wong ndeso sampai wong kuto dari sabang sampai merauke, dari tanah abang ampe rawa bangke... semuanya punya masalah.... tul gak...?

Dan untuk menyelesaikan masalah setiap orang menempuh cara yang berbeda-beda, orang-orang miskin misalnya, untuk menyelesaikan masalah kemiskinannya ada yang bekerja banting tulang (kok tulang dibanting-banting yach..) kerja keras, ada yang mencuri, ada yang mengemis, ada yang ngerampok, ada yang pergi ke dukun yang katanya bisa melipat gandakan uang... (apa bener)... yach pokoknya ada-ada aja. Rakyat menyelesaikan masalahnya dengan berdemo(menuntut kesejahteraan), pejabat menyelesaikan masalahnya dengan korupsi (supaya cepet kaya), dan berbagai macam cara lainnya yang tentunya sebagian besar dengan mengerahkan seluruh tenaga, kemampuan, dan kekuasaannya masing-masing. Dan terkadang orang yang tidak mampu menyelesaikan masalahnya, mereka lari dari masalah, meninggalkan masalah dan mencari jalan pintas dengan melakukan bunuh diri... apakah setelah bunuh diri masalah akan selesai, tentu saja tidak, malahan mereka akan mendapatkan masalah yang amat besar, yang ada ujungnya dan tidak ada akhirnya, yaitu masalah di akhirat.

Masalah dalam kehidupan manusia, baik yang berupa ujian, peringatan ataupun azab semua datangnya dari Allah. Dan tidak ada masalah yang diberikan kepada manusia melainkan semua ada hikmah dibaliknya. Dan untuk mengatasi segala masalah, Allah telah memberikan solusinya... apakah itu ??? Jawabannya adalah sholat.. yups sholat, "mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat". Masalah kecil, masalah besar, masalah ringan, masalah berat selesaikanlah dengan sholat. Apa dengan sholat semua masalah akan selesai...??? Semua tergantung dengan keimanan dan keyakinan manusia kepada kebesaran Allah. Jika manusia yakin bahwa jiwa dan raganya berada dalam genggaman Allah, dan yakin bahwa dunia ini juga berada dalam genggaman dan kekuasaan Allah, tentunya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh Allah Zat yang semua makhluk berada dalam genggaman-Nya.

Bila kita melihat kisah generasi terbaik di muka bumi ini yaitu para shohabat nabi rodhiyallahu anhum, kita akan melihat bukti nyata bahwa sholat bisa menyelesaikan masalah. Misalnya kisah tentang seorang shohabat yang mengalami kemarau yang panjang dan kebun-kebun mengalami kekeringan, maka ia pun sholat dua rakaat di kebunnya, kemudian turunlah hujan yang hanya turun di atas kebunnya. Kemudian, ada lagi kisah Muadz bin Jabal yang ketika berdakwah di suatu negeri dan terhalang gunung, maka ia pun sholat dua rakaat, kemudian gunung itu pun terbelah membukakan jalan untuk Muadz r.a. Ada lagi kisah shohabat Ali r.a. yang beberapa hari mengalami kelaparan bersama keluarganya, kemudian dia sholat, dan setelah beberapa kali sholat, mesin gandumnya berputar mengeluarkan butir-butir gandum yang sebelumnya sama sekali tidak dimasukkan biji gandum ke dalamnya. Dan menurut suatu keterangan, apabila Ali tidak memerintahkan gilingan gandum itu untuk berhenti berputar, mungkin gilingan gandum itu akan terus berputar dan mengeluarkan gandum sampai hari kiamat. Subhanallah, tiada yang tidak mungkin bagi Allah, dengan mengucapkan "Kun" Jadi, Fayakun (maka terjadilah). Dan banyak lagi kisah-kisah para shohabat yang telah mengalami bukti nyata bahwa dengan sholat akan menyelesaikan segala masalah... Wallahu a'lam

Saya pun Alhamdulillah telah membuktikannya...sholat telah menyelesaikan masalahku

09 November 2008

Selamat Jalan Mujahid


Malem ini sengaja gak tidur soalnya mau nungguin berita tentang eksekusi tiga terpidana mati Bom Bali I, Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas alias Ali Ghufron. Trio Mujahid ini merupakan otak / pengatur rencana tragedy Bom Bali I di Legian, tepatnya di Padi’s dan Sari club pada tanggal 12 Oktober 2002 yang lalu. Tragedi yang menewaskan 202 jiwa dan melukai 305 orang ini sangat menggemparkan dunia, coz kebanyakan korban adalah warga Negara asing yang sedang berkunjung disana, khususnya warga Australia.

Setelah sempet beberapa kali batal di eksekusi, malem ini kayanya bakal kejadian nich eksekusi, coz menurut info di TV, telah dilakukan penjagaan yang ketat di sekitar Lapas di Nusakambangan bahkan di rumah keluarga Imam Samudra di Banten, dan Keluarga Amrozi dan Mukhlas di Lamongan. Dan menurut info juga, adik Amrozi malah datang ke Nusakambangan dengan membawa kain kafan untuk mengkafani kedua mayat kakaknya.

Lewat info Breaking News-nya TV One akhirnya berita eksekusi dilaporkan oleh reporter yang langsung ngeliput dari lokasi tempat kejadian, dan dia mengatakan dari informasi orang yang dapat ia percaya, tepat pada pukul 00.00 tanggal 9 Nopember 2008, trio terpidana mati Bom Bali itu telah dieksekusi di lembah Nirbaya oleh tiga regu tembak dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah. Inna Lillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga Allah mengampuni segala dosa mereka, dan menerima segala amal mereka…
Allahu Akbar...
Selamat Jalan Mujahid,
Selamat Jalan Kafilah Syuhada,
Janji Allah telah menanti…


“Senandung Mujahid”

Engkau lihat tubuhku kini terkapar
Bersimbah darah berbedah debu tanah
Kakiku remuk kepala poranda
Tak ada gerak dan tak ada nafas

Jangan kau kira aku ini mati
Jangan anggap aku telah tiada
Aku hidup di sisi Ar-Rahman
Dengan limpah rizki yang tiada henti